Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bakal Ada Kompetisi Berpantun di Jember

Safitri • Selasa, 13 Desember 2022 | 22:06 WIB
BERI SAMBUTAN: Bupati Hendy Siswanto membuka acara lomba Video Kreatif Jember Kuereen dengan berpantun. Sebentar lagi juga ada lomba pantun.
BERI SAMBUTAN: Bupati Hendy Siswanto membuka acara lomba Video Kreatif Jember Kuereen dengan berpantun. Sebentar lagi juga ada lomba pantun.
SUMBERSARI, Radar Jember - Rutinitas Bupati Jember Hendy Siswanto berpantun sebelum menutup sambutan menjadi inspirasinya untuk menggelar kompetisi. Direncanakan, kompetisi berpantun jenaka bertajuk piala bupati akan segera dibuka bulan ini.

BACA JUGA : Pembina Teknis Wajib Paham Regulasi

Dengan mengusung tema Jember Wisata dalam Kata, kegiatan yang akan menjadi kompetisi pertama dihelat Pemkab Jember itu direncanakan berlangsung pada 19 sampai 25 Desember mendatang. Melalui kiriman video berpantun, siapa saja bisa menjadi peserta dan mengikuti lomba berpantun tersebut.

Informasi lengkap mengenai event tersebut belum dipaparkan lebih lanjut oleh Bupati Hendy. Dia mengatakan, belum ada gambaran teknis yang dibagikan kepada publik. "Masih belum, ya," ucapnya seusai menghadiri acara di salah satu hotel bintang tiga di Jember, Kamis (8/12).

Bupati Hendy mengatakan bahwa kompetisi berpantun tersebut sengaja akan digelar. Hal itu seperti yang sering dituturkan menjelang sambutannya, bahwa pantun bisa menjadi alat untuk mencairkan suasana tegang yang sering terjadi dalam acara formal. “Semangat saja menghibur masyarakat dan semangat menaikkan motivasi,” jelasnya.

Dia mengaku memang menyukai pantun. Selain bisa menaikkan semangat, juga menjadi semacam hiburan kecil untuk orang-orang di sekitarnya. Kesenangan itu akhirnya menjadi ciri khas Bupati Hendy dengan gaya pantun-pantunnya. Lucu, namun tetap mengena menyesuaikan acara yang sedang dihadiri.

Bahkan, kebiasaan itu dia coba tularkan kepada seluruh rekan-rekannya di forkopimda maupun seluruh pejabat yang dia temui saat memberikan sambutan. Siapa pun yang menyampaikan sambutan di Jember diminta untuk menutup dengan pantun. Jika tidak, dia menganggapnya sebagai utang. Sekalipun kepada Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini. (sil/c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Jember #pantun