Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Permainan Angklung Tembus Muri

Safitri • Kamis, 17 November 2022 | 15:10 WIB
MAIN BERSAMA: (Dari kiri) Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, Wabup Jember MB Firjaun Barlaman, Bupati Jember Hendy Siswanto, Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi, dan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersemangat memainkan angklung di Alun-Al
MAIN BERSAMA: (Dari kiri) Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, Wabup Jember MB Firjaun Barlaman, Bupati Jember Hendy Siswanto, Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi, dan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersemangat memainkan angklung di Alun-Al
JEMBER LOR, Radar Jember - Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya. Demikian penggalan lirik lagu Laskar Pelangi yang dilantunkan lewat 3.364 angklung dan dimainkan 1.682 orang, di Alun-Alun Jember, kemarin (16/11). Momen pada peringatan Hari Angklung Sedunia itu mampu memukau dan masuk pada Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

BACA JUGA : Dua Tunggal Putra Indonesia Langsung ke Babak Utama Australian Open 2022

Permainan musik angklung oleh ribuan siswa bersama orang tuanya, para guru, pejabat, serta masyakat umum terlihat kompak. Setidaknya ada empat lagu yang dimainkan. Masing-masing berjudul Ambilkan Bulan Bu, Bunda, Laskar Pelangi, dan lagu kebangsaan Tanah Air.

Kekompakan irama lagu yang dimainkan, kemarin, tak hanya terlihat dimainkan anak-anak dan orang tuanya. Namun, jajaran forkopimda juga kompak. Bupati Jember Hendy Siswanto, Wabup MB Firjaun Barlaman, Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi, Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, dan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo terlihat bersemangat memainkan angklung.

Sejak pagi, ribuan orang berkumpul di tengah Alun-Alun Jember. Siswa bersama orang tuanya membawa angklungnya sendiri-sendiri. Suara khas alat musik yang terbuat dari bambu itu ramai dimainkan dan memukau. Di panggung utama pun terdapat angklung berukuran besar.

Pemkab Jember bersama perkumpulan Dharma Putri Jember kompak. Ada 3.364 angklung yang dimainkan oleh 1.682 siswa bersama orang tuanya. Mereka memegang angklung dengan nada yang berbeda-beda. Dengan kompak, alunan lagu dimainkan dan terdengar menggema.

Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pelaksanaan perhelatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin antara anak, orang tua, dan guru memiliki makna yang istimewa hingga memecahkan rekor Muri. "Kolaborasi anak, guru, dan orang tua perlu dijaga," tuturnya.

Koordinator Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Wilayah Jawa Timur itu mengaku bangga menyaksikan hubungan orang tua dengan anak yang terjalin erat dan mesra. Mereka menyatu dan saling mengisi. "Yang hebat orang tua dan anak," tambahnya.

Lebih jauh, Bupati Hendy berharap adanya event tersebut bisa menjadi bagian dari mewujudkan kecintaan anak-anak Jember terhadap kearifan lokal. Angklung tidak hanya alat musik warisan budaya, tetapi menjadi sarana untuk mempererat persatuan dan kerukunan antarwarga. Di sisi lain, memainkan musik angklung adalah wujud pelestarian budaya asli Indonesia.

Kearifan lokal yang dikembangkan dalam satu gelaran itu juga dianggap berdampak bagi sekitar. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ikut mendapatkan angin segar karena produk-produk yang dijual laris. Ribuan orang yang tumpah ruah di satu lokasi membuat pelaku usaha bisa panen rezeki. Seperti biasa, Pemkab Jember selalu memfasilitasi stan UMKM di arena kegiatan.

Dalam acara tersebut, Bupati Hendy bersama ribuan orang mencatatkan permainan angklung dalam Muri. Alat musik khas Jawa Barat itu yang secara resmi ditetapkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) sebagai warisan budaya asli Indonesia. Penetapan Hari Angklung Sedunia dilakukan 12 tahun lalu, tepatnya pada 16 November 2010 dan diperingati kemarin di Jember. (sil/c2/nur) Editor : Safitri
#Wes wayahe #Headline #angklung