BACA JUGA : Berkendara Malam Hari Tanpa Lampu Jadi Penyebab Kecelakaan di Jember
Pembuatan jalur khusus dilakukan oleh sejumlah pekerja. Mereka membuat marka khusus untuk jalur sepeda. Pengecatan yang dilakukan untuk jalur khusus itu berwarna hijau. Setelah tahap pewarnaan, nantinya jalur yang dicat itu akan diberi tanda khusus seperti gambar sepeda.
Kepala Dishub Jember Agus Wijaya menyampaikan, pembuatan marka pada jalur sepeda secara bertahap akan dilakukan. Pada pengerjaan kali ini tidak hanya ruas jalan di Jalan Sultan Agung, namun juga pada dua ruas jalan lainnya di pusat kota. “Bertahap (pembuatan, Red), marka jalur sepeda akan ada di tiga ruas jalan di pusat kota, yakni Jalan Sultan Agung, Jalan Ahmad Yani, dan Trunojoyo. Sebab, menyesuaikan dengan anggaran yang terbatas juga,” jelasnya.
Agus melanjutkan, marka jalur khusus sepeda bertujuan untuk dapat memberikan ruang dan kenyamanan bagi pengguna sepeda. Apalagi nantinya marka berwarna hijau putus-putus dan disertai dengan simbol sepeda itu diprioritaskan untuk digunakan oleh pesepeda. Namun, karena marka itu tidak terpisah atau tidak diberi sekat jalan, pengendara sepeda motor maupun mobil dapat menggunakannya pada keadaan tertentu.
Meski begitu, jaminan pada penggunaan jalur sepeda masih terus ditinjau perkembangannya. Sebab, tidak tertutup kemungkinan akan ada sanksi yang diberlakukan bagi pelanggar pada penggunaan jalur khusus sepeda itu. “Segala peraturan mengikuti perkembangan apa yang ada di lapangan. Jadi, ada kemungkinan untuk diberlakukan sanksi,” paparnya.
Selain itu, secara bertahap nantinya akan ada marka jalur khusus sepeda lainnya. Yakni marka jalur sepeda pada persimpangan untuk melengkapi yang saat ini sedang dibuat. Sehingga semakin memberikan kenyamanan bagi pengendara sepeda.
Agus juga berharap, adanya marka jalur khusus sepeda itu dapat meningkatkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan sepeda setiap beraktivitas. “Sosialisasi sudah, jalurnya juga sudah. Kami berharap dapat menarik minat dan antusiasme untuk menggunakan sepeda,” pungkasnya. (mg2/c2/nur) Editor : Safitri