BACA JUGA : Fasilitas Pendidikan Tak Kokoh, Nyawa Bisa Terancam di Sekolah
Namun, hingga hari kedua, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan jasad Arifin. Bahkan pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang Sungai Jatiroto dari titik awal korban terseret hingga arah pantai.
Sebelum terseret, Arifin seperti biasa menyeberangi sungai bersama Rosyid, pukul 06.00. Keduanya menyeberangi sungai yang kebetulan volume airnya sedang tinggi. Korban menyeberang dengan menggunakan timba besar. Sementara, Rosyid yang juga menyeberang di sungai tersebut sudah berada di atas tepian sungai.
Apesnya, ketika korban tengah menyeberang sungai, timba miliknya kemasukan air. Hingga korban terseret arus sungai yang cukup deras. “Saya juga tidak menyangka kalau dia (Arifin, Red) yang sudah biasa menyeberang sungai itu akhirnya terseret,” ujar Rosyid.
Menurutnya, korban tiap berangkat kerja rutin melintasi sungai. Korban bekerja sebagai juru tebang di PG Jatiroto. “Setelah saya mengetahui Arifin hanyut, langsung lapor kepada warga,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Sumberbaru AKP Fathur Rahman membenarkan bahwa ada orang hanyut di sungai. Sudah dua hari dilakukan pencarian, korban hingga kemarin belum ditemukan. “Bahkan Tim SAR gabungan serta dibantu warga dan anggota keluarganya juga melakukan penyisiran di sepanjang sungai dari lokasi korban hanyut,” ujar Kapolsek.
Menurut Fathur, diduga tubuh korban sudah terseret hingga pantai, karena arah sungai tempat korban terhanyut itu menuju pantai. “Ya, semoga jasad korban segera ditemukan. Sementara Basarnas Jember bersama SAR lainnya juga terus melakukan pencarian,” pungkasnya. (jum/c2/bud) Editor : Safitri