Sebelumnya, jalan yang menghubungkan Jember dengan Probolinggo itu sempat viral beberapa hari lalu. Sebuah video amatir menunjukkan ada retakan di aspal jalan. “Memang terjadi retakan dengan kedalaman kurang lebih 5 cm dan panjang sekitar 10 meter,” ujar Agung Supriadi, Asisten Tata Usaha Gunung Gambir.
BACA JUGA: Rumah dan Warung Warga Sumberbaru Jember Tertimbun Longsor
Kendati demikian, jalan menuju tempat wisata alam itu masih aman dilalui. Retakan jalan juga sudah ditutup dengan cor semen. Hal ini dilakukan, agar saat hujan airnya tidak sampai meresap melalui retakan tersebut hingga menyebabkan longsor. “Sebab, kalau tidak segera ditutup akan menambah kedalaman retakan,” ucapnya.
Selain ditutup cor, di sisi jalan yang terdapat retakan juga akan dibuatkan selokan. Harapannya, air hujan tak sampai tergenang. Dan di sepanjang jalan yang retak, juga bakal ditanami pohon sebagai penahan untuk mencegah terjadinya bencana longsor. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal