Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Fakultas Keperawatan Unej Bentuk Kader PESAT di Desa Mayang

Yohanes Pangestu • Rabu, 12 Oktober 2022 | 01:17 WIB
Photo
Photo
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penggunaan pestisida yang berkepanjangan dapat menimbulkan masalah kesehatan. Diantaranya karsinogen, neuorotoksikan, gangguan endokrin, gangguan perkembangan hingga gangguan metabolik. Selain itu, bagi tubuh manusia juga menyebabkan kelainan hematologik, kerusakan DNA, kematian sel, iritasi kulit dan mata, perubahan kadar hormon, infertilitas, keguguran, malformasi pada janin, gangguan neurologis, gangguan pendengaran hingga penyakit neurodegenerative.

Photo
Photo


Bahkan, paparan pestisida pada petani jangka panjang akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti anemia, hipertensi, diabetes militus, hipotiroid, gangguan sistem reproduksi, gangguan kesuburan pria, gangguan sistem syaraf, dan gangguan kesehatan lainnya.

Untuk itu, perawat edukator memiliki peran kuta untuk meningkatkan derajat kesehatan petani, salah satunya dengan program “Wes Wayahe Petani Sehat Bebas Efek Pestisida”. Yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku petani melakukan pencegahan efek pestisida bagi kesehatan dalam jangka panjang melalui pembentukan Kader Petani Sehat (PESAT). Fakultas Keperatawan Universitas Jember (Unej) ikut aktif melakukan pencegahan melalui program pengabdian desa binaan di Desa/ Kecamatan Mayang.

Kegiatan pengabdian desa binaan ini melibatkan 50 anggota kelompok tani Ambarukmo di Desa Mayang Kecamatan Mayang. Kegiatan dilakukan oleh tim pengabdian desa binaan dari Fakultas Keperawatan Unej yang terdiri dari Dr. Ns. Dodi Wijaya, S.Kep., M.Kep., Ns. Nurfika Asmaningrum, S.Kep., M.Kep., Ph.D, Ns. Kholid Rosyidi Muhammad Nur, S.Kep., MNS, dan Ir. Didik Pudji Restanti, MS., Ph.D.

“Kegiatan ini berupa pelatihan dengan strategi ceramah, pemutaran video edukasi, diskusi, tanya jawab, dan praktik,” tutur Dr. Ns. Dodi Wijaya, S.Kep., M.Kep, ketua tim pengusul Pegabdian Desa di Desa/ Kecamatan Mayang. Pelaksanaan terbagi menjadi 2 (dua) kali kegiatan. Pertama pembentukan kader PESAT. Kedua kegiatan capacity building kader PESAT. Kader PESAT dibekali dengan buku panduan kader PESAT yang berisi materi tentang alat pelindung diri bagi petani, cara mencuci tangan setelah kontak langsung dengan pestisida, pertolongan pertama keracunan pestisida di area agronursing, serta pengolahan dan penggunaan pupuk organik.

Selain itu kader PESAT juga dibekali dengan video edukasi tentang cara menggunakan alat pelindung diri, cara mencuci tangan setelah kontak dengan pestisida, dan pertolongan pertama pada keracunan pestisida. Buku panduan diberikan kepada kader PESAT bertujuan untuk menjadi rujukan menyebarluaskan informasi kepada seluruh anggota kelompok tani tentang efek pestisida bagi kesehatan. Selain itu, juga video edukasi memudahkan kader PESAT menerima infomasi kesehatan sehingga menjadi penggerak perilaku hidup bersih dan sehat bagi seluruh anggota kelompok tani.

“Pembentukan kader PESAT berhasil meningkatkan pengetahuan petani mengenai efek pestisida bagi kesehatan petani sebesar 72 persen,” kata Ns. Kholid Rosyidi Muhammad Nur, S.Kep., MNS, anggota tim pengabdian Unej di Desa/ Kecamatan Mayang Kabupaten Jember.

Sedangkan capacity building yang diberikan kepada kader PESAT dapat meningkatkan perilaku petani untuk mencegah efek pestisida bagi kesehatan petani sebesar 74 persen. Kegiatan pengabdian ini didanai oleh Hibah Internal Unej Skema Pengabdian Desa Binaan Tahun Anggaran 2022, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Unej. (ika/aro) Editor : Yohanes Pangestu
#UNEJ