Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ikadin Jember Siap Beri Bantuan Hukum

Safitri • Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:18 WIB
BELASUNGKAWA: Ikadin Jember bersama beberapa anggotanya tengah mendatangi kediaman keluarga korban insiden kericuhan Stadion Kanjuruhan, kemarin (4/10)
BELASUNGKAWA: Ikadin Jember bersama beberapa anggotanya tengah mendatangi kediaman keluarga korban insiden kericuhan Stadion Kanjuruhan, kemarin (4/10)
KRANJINGAN, Radar Jember – Tragedi Stadion Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa membuat dunia sepak bola terpukul. Bahkan, tidak hanya para pencinta bola yang berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Jember juga demikian. Mereka mengunjungi dan memberikan santunan kepada dua keluarga korban asal Jember yang meninggal dunia dari insiden Stadion Kanjuruhan.

BACA JUGA : Karya Peserta Lomba Mewarnai di Tiga Kabupaten Sudah Terpusat

Ketua Ikadin Jember Joko Wahyudi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. "Kami turut prihatin atas meninggalnya suporter Aremania Jember," ujarnya.

Joko juga menyampaikan bahwa pihak Ikadin Jember siap mengawal secara hukum atas kejadian yang menimbulkan korban jiwa tersebut. Dia juga siap memberikan dukungan secara moril maupun materiel penuh kepada keluarga korban, jika hendak melakukan tuntutan. "Kami siap membantu, baik segi hukum perdata maupun pidana," Jelasnya.

Kemudian, Joko menerangkan, apabila dari keluarga korban ada yang hendak menuntut, maka dirinya dan seluruh anggota Ikadin Jember akan meminta pertanggungjawaban kepada oknum aparat penegak hukum (APH) yang melakukan tindakan kepada suporter. "Tindakan itu sangat anarkis, apalagi sampai menembakkan gas air mata kepada penonton yang berada di tribun," tegasnya.

Menurut analisisnya, tindakan yang dilakukan oleh oknum aparat tersebut sangat tidak pantas. Pihaknya saat ini sudah melakukan koordinasi dengan Ikadin pusat untuk siap mengawal dan merespons atas kejadian kerusuhan di Stadion Kanjuruhan hingga menimbulkan ratusan korban jiwa. "Kami dari Ikadin Jember akan siap pasang badan," jelasnya.

Sementara itu, Jani Takarianto, penasihat DPC Ikadin Jember, turut menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, seharusnya kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, tidak perlu terjadi, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. "Hal itu tidak akan terjadi apabila oknum dari suporter dan pihak keamanan bisa menahan diri," ujarnya.

Jani menambahkan, kejadian kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa tersebut menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kedua pihak. Agar ke depannya tidak terjadi hal yang buruk dalam dunia sepak bola di Indonesia. "Kami turut prihatin," ujarnya.

Dia berharap tali asih yang diberikan kepada korban bisa meringankan beban keluarga yang sedang dilanda duka. "Semoga bisa membantu keluarga korban," jelasnya.

Perlu diketahui, ada dua Aremania Jember yang meninggal atas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Keduanya atas nama Faiqotul Hikmah, 22, warga Pakem, Kecamatan Sumbersari. Serta Noval Putra Aulia, 19, pemuda asal Lamparan, Wirolegi, Sumbersari. (mg5/c2/dwi) Editor : Safitri
#Jember