Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Peserta Perdana Selesai Mewarnai

Safitri • Kamis, 29 September 2022 | 20:36 WIB
SELESAI: Manajer Pemasaran Yuyun Sri Wartini (kiri) menerima koran yang sudah diwarnai oleh Ramadhani Herllanda, yang merupakan wali murid TK Pertiwi, di kantor Radar Jember, kemarin (28/9).
SELESAI: Manajer Pemasaran Yuyun Sri Wartini (kiri) menerima koran yang sudah diwarnai oleh Ramadhani Herllanda, yang merupakan wali murid TK Pertiwi, di kantor Radar Jember, kemarin (28/9).
SUMBERSARI, Radar Jember – Pagi itu, kondisi kantor Jawa Pos Radar Jember baru saja buka. Seorang pria paruh baya datang dengan menenteng koran. Dengan ceria, dia bermaksud mengumpulkan hasil lomba mewarnai yang ternyata merupakan karya perdana dari ribuan peserta yang langsung diantarkan ke kantor Jawa Pos Radar Jember, kemarin.

BACA JUGA : Hati-hati, Rokok Elektrik Picu Jantung Koroner di Usia Muda

“Saya ingin mengumpulkan koran lomba mewarnai,” ungkap Ramadhani Herllanda, seraya melemparkan senyum. Pria itu merupakan ayah dari salah satu peserta lomba mewarnai bersama keluarga, yakni Muhammad Fattah Ar Rahman, 6, siswa TK Pertiwi, di Jalan Wage Rudolf Supratman. Menurutnya, ada kepuasan tersendiri ketika diberi tahu bahwa dirinya merupakan peserta lomba mewarnai yang pertama mengumpulkan hasil karya.

Menurut Neneng Ratnawati, ibu Rahman, dia sekeluarga bersama putranya hanya memerlukan waktu empat hari untuk menyelesaikan koran sebagai media mewarnai yang belum pernah ada tandingannya itu. “Kami ngambil koran mulai hari Sabtu, dan Selasa (27/9) malam selesainya. Meskipun besarnya tidak seperti biasanya, tapi kami senang bisa menyelesaikannya,” tuturnya.

Menurutnya, dia bisa menyelesaikan mewarnai dengan rentan waktu yang cepat tersebut karena adanya kolaborasi. Dengan mewarnai bersama-sama dan berbagi tugas adalah kuncinya. Seperti membagi tugas, buah hatinya, Fattah, yang mewarnai langit dan objek yang luas. Sedangkan ayah dan bunda mewarnai objek yang kecil.

Selain itu, ketika ayah sedang ada kerjaan atau sibuk melakukan sesuatu, maka bunda yang akan mendampingi. “Apalagi kan mood-nya anak-anak ini tidak menentu. Ketika dia ingin mewarnai, jadi harus kita segera turuti. Sehingga terkadang kami bergantian menyesuaikan siapa yang sedang tidak ada kegiatan,” paparnya.

Banyak keseruan yang ditemui selama mewarnai koran Radar Jember. Satu di antaranya ketika M. Rezky, 3, adik Fattah, juga ingin mengikuti lomba mewarnai bersama. “Adiknya juga ingin ikut lomba dengan mewarnai sendiri katanya. Tapi, karena dia masih belum mengerti, jadi kami hanya mendaftarkan kakaknya saja dan mewarnai bersama-sama,” ungkap ibu dua anak itu.

Lomba mewarnai yang diikuti oleh ribuan peserta di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Jember, Lumajang, dan Bondowoso, itu memberi kesan dan pengalaman baru untuknya. Mewarnai di media yang menurutnya sangat luar biasa itu menuntut kerja sama agar dapat menyelesaikan mewarnai dengan cepat juga dengan hasil yang baik.

Manajer Pemasaran Jawa Pos Radar Jember Yuyun Sri Wartini menyampaikan. peserta yang belum menyelesaikan mewarnai koran tidak perlu khawatir. “Pengumpulannya masih panjang, hingga tanggal 1 Oktober. Sehingga diharapkan dapat memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk berkumpul bersama dan menyelesaikan mewarnai dengan anggota keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, lomba mewarnai bersama keluarga ini didukung oleh banyak pihak dan hadiahnya jutaan rupiah. Pendukung lomba yakni ada Dispendik, Kemenag, Himpaudi, serta IGTKI Jember, Lumajang, dan Bondowoso. Sejumlah lembaga juga mendukung, seperti LaRisso, Sharp Jember, Dira Group Jember, Alfamart, Komix Herbal Kids, serta beberapa pihak lain. (mg2/c2/nur) Editor : Safitri
#Lomba Mewarnai