Kasatgas Golongan B Terminal Ambulu Adi Sungkowo mengatakan, dari empat armada perintis ada satu armada yang rutin melintasi JLS. Tiga sisanya melintasi trayek daerah Jember. "Satu armada yang melintasi JLS, trayeknya masih belum resmi dan belum ada surat yang masuk untuk peresmian trayek tersebut. Meski demikian trayek ini dijalankan untuk melayani masyarakat sekitar," ungkapnya.
BACA JUGA: Rawan Macet, Dishub Jember Segera Kembalikan Fungsi Traffic Light Mastrip
Rute yang dilalui bus perintis tersebut yaitu Candipuro, Jarit, Paseban dan Puger via JLS. Berikutnya, lanjut ke Wuluhan lewat Lojejer dan tujuan akhir Terminal Ambulu. Jam pemberangkatan jalur JLS ini sementara ada dua. Yakni pukul tujuh pagi dan pukul satu siang.
Hanya saja, berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, mulai pagi hari hingga jam satu siang kemarin (1/9), bus perintis yang melewati JLS masih belum kunjung datang. Menurut Adi Sungkowo, bus perintis via JLS itu memang tidak setiap hari beroperasi. Dalam sepekan rata-rata hanya empat kali. "Kadang tiap hari, kadang tidak. Rata-rata dalam seminggu datang empat kali," pungkasnya. (*)
Reporter: Mat Hari
Foto : Mat Hari
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal