BACA JUGA : Mutilasi Dua Warga Sipil, Enam Oknum TNI Ditetapkan Tersangka
Sebagai tindak lanjut dan mempermudah upaya pemadaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember merencanakan pembuatan sumur. Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala DLH Jember Sugiyarto.
Menurut dia, pihaknya sudah merancang pembuatan sumur artesis di sekitar TPA Pakusari. “Karena kendala kami kemarin kami kekurangan air. Sehingga, ketika ada titik api, kami tidak bisa segera mematikan,” ujarnya.
Di samping itu, dipilihnya sumur artesis karena juga dapat dimanfaatkan sehari-hari oleh warga sekitar. Yakni untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Apalagi penggunaan sumur artesis yang mudah karena cara kerjanya yang mampu mengalirkan air tanpa bantuan alat pompa.
Hal itu menjadi dasar pembuatan sumur dengan kondisi TPA Pakusari yang rentan terjadi kebakaran. Penting menurutnya untuk memiliki sumur artesi apabila sewaktu-waktu diperlukan, terutama pada saat genting seperti kebakaran. Sehingga, nantinya akan disediakan sumur tersebut pada beberapa titik di TPA Pakusari.
“Kami melihat anggaran juga nantinya. Namun, intinya nanti akan terdapat titik pengeboran sumur artesis. Dan dari titik tersebut dibuat jaringan sehingga dapat mencakup zona-zona yang ada di TPA Pakusari,” pungkasnya. (mg2/c2/bud)
Editor : Safitri