https://radarjember.jawapos.com/berita-jember/21/08/2022/sebelum-majapahit-warga-telah-mengenal-aksara/
Penemuan Jawa Pos Radar Jember saat mendatangi lokasi, terdapat bunga-bunga kering yang ditabur di atas permukaan batu. Diduga bekas ritual selamatan yang habis dilakukan kelompok orang. Di sekitar batu raksasa itu, guguran serasah-seresah daun jati berserakan. Karena memang pondok tempat prasasti tersebut, merupakan kawasan Perhutani yang ditanami pohon jati.
Berdasarkan papan nama di depan pondok tersebut, tertulis situs Watu Gong yang dibuat oleh pihak Perhutani. Ini menandakan bahwa situs Prasasti Batu Gong telah ditetapkan sebagai aset cagar budaya milik Pemkab Jember.
Nama Gumuk Gong tak asing di telinga masyarakat sekitar. Gumuk yang berada tepat di belakang prasasti bisa didaki menggunakan anak tangga yang sengaja dibuat oleh pihak Perhutani. Terbuat dari sejumlah ban, tangga tersebut tak sulit dinaiki hingga puncak. Dari puncak gumuk, batu raksasa itu dapat terlihat.
Bak objek wisata yang terbengkalai, di atas gumuk gong selain pepohonan terdapat beberapa mainan buatan seperti ayunan dari kayu. Juga ada beberapa mainan lain dari ban. Jika digarap dengan baik, tempat tersebut selain sebagai cagar budaya juga cocok dijadikan sebagai objek wisata keluarga. Tempatnya yang asri, hijau, dan lokasinya sangat strategis.
Jurnalis:Mega Silvia, mg6
Fotografer: Mega Silvia
Editor: Nur Hariri Editor : Maulana Ijal