https://radarjember.jawapos.com/berita-jember/15/08/2022/relawan-kemanusiaan-tak-dibayar-waktu-terbuang-demi-pasien-sembuh/
Sebanyak 75 Paskibra yang dikukuhkan tersebut merupakan pelajar SMA sederajat, baik dari negeri maupun swasta se Jember. Bupati Hendy secara langsung melakukan pengukuhan kemudian memasangkan tanda lencana kepada dua perwakilan Paskibra. Sebelumnya diawali dengan pengambilan sumpah oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember Mudiyanto.
Bupati Hendy menyatakan bahwa menjadi Paskibra tidaklah mudah. Ada proses seleksi dan latihan yang harus dijalani. Sehingga membutuhkan energi positif untuk menjalaninya. Tidak hanya bertugas mengibarkan bendera saja. Dia berharap Paskibra mampu menjadi generasi penerus pemimpin bangsa. Sehingga, sedapatnya memiliki kepribadian yang baik dan berkarakter. "Hendaknya punya akhlak, budi pekerti baik, cerdas, berpengetahuan, berkarakter, dan sehat jasmani, maupun rohani," pesannya.
Saling menjaga kerukunan satu sama lain maupun di tengah masyarakat juga menjadi harapan yang disampaikan Bupati Hendy. Sebagai perwakilan masyarakat Jember, dia meminta agar seorang Paskibra bisa menyebarkan energi positif kepada siapapun. "Saatnya Jember memanggil kalian," ucapnya.
Atas nama Pemkab dan masyarakat Jember, Bupati Hendy mengucapkan, rasa terimakasih kepada seluruh Paskibra Jember, orang tua, pihak sekolah, serta pembina atau pelatih Paskibraka. Menurutnya, dengan dorongan dan motivasi yang diberikan orang tua maupun guru bisa memberikan semangat bagi Paskibra untuk mengembang tugas dengan baik.
Lebih lanjut, dia mengatakan, dengan segala usaha dan kesabaran pembina untuk membimbing selama proses latihan. Maka, terbentuklah Paskibra yang handal. Hendy menganggap, anggota Paskibra yang baru dikukuhkan tersebut adalah putra-putri terbaik Jember yang membawa bendera merah putih berkibar sampai pada ujung tiangnya.
Jurnalis: Mega Silvia
Fotografer: PEMKAB JEMBER UNTUK RADAR JEMBER
Editor: Dwi Siswanto Editor : Maulana Ijal