https://radarjember.jawapos.com/berita-jember/13/07/2022/sampah-pohon-dicuekin/
Kepala UPT TPA Pakusari Muhammad Masbud mengatakan, saat ini TPA Pakusari sudah mengalami overload dan tidak layak lagi untuk menerima sampah dari luar. Sebab, timbunan sampah saat ini tercatat mencapai 3.600 ton.
"Sebenarnya untuk saat ini sudah mengalami overload, karena timbunan sampah sejak tahun 1992 mencapai 3.600 ton dan sudah tidak layak lagi," katanya.
Luas lahan TPA Pakusari saat ini 6,8 hektare dengan predikat TPA terbesar di Jember. Luas tersebut masih dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu 3,8 hektare untuk pembuangan sampah dan sisanya untuk operasional jalan, gedung, dan pengelolaan limbah cair.
TPA Pakusari menerima sampah dari 17 kecamatan di Jember sebanyak 80 rit dengan bobot 182 ton per hari. Sampai saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember belum ada persiapan perluasan lahan pembuangan. Hal itu karena di Jember sulit untuk mencari lahan yang sesuai dengan aturan untuk dijadikannya TPA.
“Ya, untuk meminimalisasi tumpukan sampah, kami berharap masyarakat bisa mengelola sampah. Seperti memilah sampah organik maupun nonorganik,” kata dia.
Jurnalis: mg6
Fotografer: AZZQAL AZQIYA' ACHMD/RADAR JEMBER
Editor: Muchammad Ainul Budi Editor : Maulana Ijal