Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gali Potensi Sidomulyo, Dosen dan Mahasiswa UIN KHAS Jember Lakukan Riset

Maulana Ijal • Rabu, 20 Juli 2022 | 00:16 WIB
TELITI: Mahasiswa Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember melakukan observasi, wawancara, dan belajar mendesain batik di Desa Sidomulyo.
TELITI: Mahasiswa Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember melakukan observasi, wawancara, dan belajar mendesain batik di Desa Sidomulyo.
JEMBER, RADARJEMBER.ID– Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, menjadi lokasi pengembangan Riset Kolaborasi Mahasiswa (RKM) UIN KHAS Jember Fakultas Dakwah. Mereka menggali beberapa potensi desa yang dapat dikembangkan ke depan. Hal ini pun mendapat pendampingan langsung dari sejumlah dosen, sekaligus meningkatkan mutu mahasiswa dalam melaksanakan tugas penelitian di masyarakat.

Selama tiga hari, sejak tanggal 15 sampai 17 Juli 2022, sebanyak 30 mahasiswa yang terbagi dalam 10 kelompok melaksanakan riset di Desa Sidomulyo. Mereka mencari beberapa bagian yang bisa dikembangkan ke depannya. Baik dari segi bentukan alam maupun kondisi sosial yang ada di desa tersebut.

Ketua Panitia Program Penguatan Mutu Mahasiswa Minan Jauhari mengatakan, misi perguruan tinggi memang tidak lepas dari penelitian. Sebab, hal itu termasuk dalam tridarma perguruan tinggi.

Untuk itu, program yang dilakukan di Desa Sidomulyo tak lain dalam rangka meningkatkan mutu riset mahasiswa Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember. Dengan langsung turun ke lapangan, serta mendapat pendampingan dari beberapa dosen yang ahli penelitian. “Program ini diikuti oleh semua mahasiswa fakultas dakwah, namun kami mencoba untuk seleksi lagi, dan panitia menentukan 30 mahasiswa yang bisa ikut program ini,” katanya.

BACA JUGA: UIN KHAS Jember Delegasikan Dua Mahasiswa Ikuti KKN KNMB di Papua

Alasan memilih Desa Sidomulyo diungkapkan atas dasar potensi yang dimiliki desa tersebut. Seperti diketahui, Desa Sidomulyo dikenal dengan desa wisata, karena bentukan alamnya dan pengelolaan yang maksimal. Selain itu, desa ini juga dikenal dengan desa digital, karena inovasi pelayanan desa yang sudah canggih. “Kami fokuskan lokasi penelitian di Desa Sidomulyo, atas pertimbangan tersebut,” ungkapnya.

Sebelum terjun ke Desa Sidomulyo, puluhan mahasiswa telah dibekali materi teoretis, serta penguatan metodologi riset di kampus. Hal itu dimaksudkan agar mereka mempunyai paradigma atau gambaran terlebih dahulu, sebelum terjun langsung melihat realitas. “Itu bagian dari skema panitia, agar program yang kami lakukan bisa sesuai target,” imbuh Minan Jauhari yang sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Dakwah.

Dengan program tersebut, pihaknya berharap dapat meningkatkan kualitas observasi atau penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa. Sebab, sejauh ini, menurut penilaiannya, karya riset mahasiswa masih jauh dari kata ideal. “Hal ini pasti dialami oleh semua mahasiswa. Jadi, kami inisiasi program ini agar nantinya karya ilmiah mereka bisa lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo Kamiludin mengatakan, riset mahasiswa dari Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember menemukan banyak hal yang menjadi rekomendasi untuk pembangunan desa ke depan. Pihaknya pun mengapresiasi pilihan Desa Sidomulyo sebagai lokasi riset. “Kami sudah membangun MoU dengan mereka, untuk pengembangan desa lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : UIN KHAS Jember for Radar Jember

Editor    : Nur Hariri Editor : Maulana Ijal
#UIN KHAS Jember #Desa Sidomulyo