Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Healing Bareng di Jogja

Safitri • Kamis, 16 Juni 2022 - 20:05 WIB
KOMPAK: Direktur Jawa Pos Radar Jember Abdul Choliq Baya dan General Manager (GM) Jawa Pos Radar Jember MS Rasyid foto bersama karyawan di Jogjakarta, kemarin.
KOMPAK: Direktur Jawa Pos Radar Jember Abdul Choliq Baya dan General Manager (GM) Jawa Pos Radar Jember MS Rasyid foto bersama karyawan di Jogjakarta, kemarin.
JOGJAKARTA, Radar Jember - Mengunjungi kota istimewa Jogjakarta merupakan impian banyak orang Indonesia. Sebab, daerah tersebut mempunyai nilai budaya tinggi yang khas dengan sejarah peradaban Indonesia serta kekayaan alam yang tidak dimiliki daerah lain. Hal itu menjadi pilihan bagi Jawa Pos Radar Jember untuk jalan-jalan selama tiga hari.

BACA JUGA : Dia Karyawan Terbaik Radar Jember

Seluruh karyawan Jawa Pos Radar Jember tampak lebih ceria ketika berkumpul di Masjid Raudlatul Muchlisin (RM), Kaliwates, Jember, untuk menunggu bus pariwisata yang melaju dari Unmuh Jember (10/6). Termasuk karyawan Radar Semeru dan Radar Ijen yang masih berada di bawah naungan Radar Jember, turut ikut serta. Semua terlihat bahagia ketika hendak berangkat.

Pada trip kali ini, Radar Jember difasilitasi langsung bus pariwisata Ultra High Deck milik Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ). Dengan kelas VIP, sebanyak 44 karyawan menikmati pelayanan prima dari perusahaan wisata tersebut. Selama pemberangkatan, para karyawan dipandu langsung oleh guide wisata yang telah disediakan.

Direktur Jawa Pos Radar Jember Abdul Choliq Baya mengatakan, momen trip kali ini dilaksanakan sebagai hasil jerih payah para karyawan dalam memajukan perusahaan. "Karena kami sudah seperti keluarga dalam bekerja sama memajukan perusahaan ini. Jadi, trip kali juga hasil dari kerja keras seluruh karyawan," katanya.

Sekitar 10 jam perjalanan dari Jember, pada pukul 01.00 dini hari, rombongan wisatawan Radar Jember tiba di Jogjakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta. Mereka langsung bermalam di salah satu hotel transit yang telah di-booking sebelumnya.

"Kami istirahat di Hotel Grand Sarila untuk melepas penat selama perjalanan dari Jember, karena keesokan harinya kami akan menjelajah beberapa tempat wisata terbaik yang ada di kota ini," terang Direktur Jawa Pos Radar Jember.

Setelah itu, rombongan wisatawan dipandu oleh guide lokal yang menjelaskan tentang seputar kota Jogjakarta. Dia sekaligus memandu trip wisatawan Jawa Pos Radar Jember selama di daerah istimewa tersebut.

Sebagai pembuka, pagi hari sekitar pukul 08.00, seluruh karyawan Radar Jember berangkat menuju Lava Tour Merapi yang berada di kaki Gunung Merapi. Di tempat itu seluruh karyawan melihat bekas ledakan gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Namun, yang paling mengesankan saat mengunjungi petilasan Mbah Maridjan di lereng Gunung Merapi.

"Kami bersama seluruh karyawan naik mobil jip khusus saat melintasi area Gunung Merapi, karena track-nya sangat ekstrem," imbuh Cho, panggilan akrabnya. Dia menyebut banyak sisa sejarah letusan Gunung Merapi yang bisa dilihat di sekitar lereng gunung tersebut. Di antaranya museum bekas letusan di Omahku Memoriku, batu alien, dan petilasan Mbah Maridjan.

Di beberapa tempat yang disebut, rombongan wisatawan Radar Jember menyaksikan betapa dahsyatnya letusan Gunung Merapi dengan bekas-bekas benda yang dimuseumkan. Di tempat itu pula, terdapat bekas permukiman yang ludes akibat awan panas dari ledakan gunung tersebut. "Dengan begini, kami dapat menambah wawasan tentang alam dan kehidupan di sekitar gunung ini," tambah pria asal Mojokerto tersebut.

Satu hari penuh menikmati keindahan Gunung Merapi, rombongan Radar Jember melanjutkan perjalanan menuju penginapan di Hotel The 101 Jogjakarta Tugu yang berada Kecamatan Jetis, Kota Jogjakarta. Mereka menikmati makan malam, lalu beristirahat untuk melanjutkan wisata berikutnya di keesokan hari. "Kami istirahat di hotel bintang empat yang berada di pusat keramaian Kota Jogjakarta," pungkas Choliq Baya.

Di hari terakhir, Minggu (12/6), trip rombongan Radar Jember menuju Heha Sky View yang berada di Gunung Kidul, Jogjakarta. Mereka disuguhi keindahan Kota Istimewa Jogjakarta dari ketinggian. "Kami sambil menikmati makan siang di Heha Sky View yang berada di Gunung Kidul. Tempatnya luar biasa indah," terang Choliq Baya.

Setelah riang gembira di Gunung Kidul, rombongan menuju tempat terakhir, yakni Pantai Parangtritis, yang dikenal sebagai pantainya Kanjeng Ratu Kidul. Pantai ini termasuk pantai selatan yang diketahui sangat sakral. "Masuk ke sana dianjurkan menghindari pakaian berwarna hijau," bebernya.

Abdul Choliq menyampaikan, momen liburan itu juga diharapkan mampu membangun semangat baru bagi seluruh karyawan Jawa Pos Radar Jember. "Kami berharap tahun depan bisa berkunjung ke tempat lain dengan hasil kerja keras berikutnya," tandasnya dengan aura semringah. (mg4/c2/nur) Editor : Safitri
#Radar Jember