Made Dwi Indah, warga setempat mengungkapkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Berawal dari teriakan warga ketika mendengar suara ledakan dari dalam bengkel tersebut. "Awalnya warga teriak ada ledakan bersumber dari dalam bengkel itu. Tiba-tiba kok muncul api. Akhirnya kami keluar semua," katanya.
Beberapa menit kemudian, api terus membesar. Barang seisi bengkel tersebut mulai dilalap Si Jago Merah. Beberapa kali ledakan terdengar cukup nyaring. "Api semakin besar hingga ke atap bangunan. Kami khawatir sampai merembet ke rumah kami. Soalnya di dalam banyak ban, oli, dan alat motor yang sudah terbakar," tutur Indah, saat ditemui di lokasi.
BACA JUGA: Kandang Ayam Penuh Pakan di Jember Terbakar, Pemilik Rugi Puluhan Juta
Tidak lama dari kejadian, Petugas Damkar Jember tiba di lokasi. Dengan sigap mereka mengulurkan selang untuk memadamkan api dari depan. Namun, api sulit dikendalikan. Dua truk damkar tidak mampu menjinakkan kobaran api. Sehingga api merembet ke toko Asean Motor yang berada tepat di sebelah bengkel.
"Apinya sangat besar. Satu truk damkar tadi kehabisan air. Kami berupaya untuk memadamkan dari atas dengan menaiki salah satu rumah warga," kata Babun, petugas damkar.
Hingga kini, kata Babun, belum diketahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut. "Yang jelas api bersumber dari dalam bengkel Trijaya Motor," imbuhnya.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, bengkel telah tutup sejak sore tadi. "Aman. Tidak ada korban jiwa. Hanya materi yang terbakar. Bengkelnya lumayan gede," terang Babun.
Peristiwa tersebut sempat membuat macet jalan raya. Para pengendara di sepanjang Jalan Hayam Wuruk yang menghubungkan Jember ke arah Surabaya sempat tersendat.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, api mulai padam sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas damkar melakukan pendinginan sumber api untuk memastikan api tidak berkobar lagi. (*)
Reporter: Ahmad Ma’mun
Fotografer: Ahmad Ma’mun
Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal