Nipah, warga Desa Karang Semanding, Kecamatan Balung, mengaku terpaksa turun dari sepeda ketika melintas di jalur tersebut. Dia memilih berjalan kaki sambil menuntun sepedanya untuk menghindari jatuh atau kecelakaan.
Jalan yang menghubungkan dua kecamatan, Balung dan Umbulsari sepanjang dua kilometer ini merupakan akses keseharian bagi perempuan 50 tahun itu. Saban hari, dia melewati jalur itu untuk menjalankan aktivitasnya sebagai buruh tani.
BACA JUGA: Jalan Rusak Makin Dalam
"Kalau lewat jalan ini harus hati-hati. Takut jatuh karena jalannya rusak. Mending turun dari sepeda dan berjalan kaki agar selamat. Sebab di jalan ini sering ada pengendara jatuh dan mengalami kecelakaan," kata Nipah, Jumat (1/4) pagi.
Menurut Nipah, seringnya pengguna jalan yang jatuh memantik warga menanam pohon pisang di jalan. Sikap ini merupakan bentuk protes warga agar jalan tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
"Sudah lama jalan ini rusak. Dan diperparah dengan banyaknya truk dengan muatan melebihi tonase yang lalu lalang di sini," terangnya.
Perempuan paruh baya ini mengungkapkan, dekat jalan yang rusak itu memang ada sebuah gudang palawija yang lumayan besar. Setiap musim panen tiba, banyak truk-truk berukuran jumbo yang mengangkut hasil panen melewati jalan tersebut.
"Tak hanya truk biasa, bahkan truk gandeng dengan muatan penuh juga melewati jalan ini. Entah penyebab kerusakan jalan ini karena kendaraan besar tersebut atau bukan?” ujar Nipah, sambil menunjukan gudang jagung yang tak jauh dari jalan yang mengalami kerusakan itu.
Ia pun berharap, jalan ini segera diperbaiki. Apalagi sudah mendekati puasa dan Lebaran yang nantinya banyak pengguna jalan yang melintas karena merupakan jalur vital yang menghubungkan dua kecamatan. "Kalau jalan ini bagus nantinya kami dan pengguna jalan lainnya tidak khawatir melewatinya. Apalagi sudah mendekati puasa dan Lebaran," pungkasnya. (*)
Reporter:Jumai
Fotografer: Setyo for Radar Jember
Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal