Seusai terjadinya ritual maut tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto tak ingin kehilangan kendali lagi. Dia melarang keras warganya yang beraktivitas di bibir pantai. Tragedi kecelakaan pada Sabtu malam itu, menurutnya, menjadi pengingat bagi masyarakat sekitar maupun masyarakat luar Jember yang berkunjung ke pesisir pantai selatan. "Yang jelas, saya minta kepada seluruh warga Jember untuk tidak beraktivitas di bibir pantai dulu, sebab cuacanya berbahaya," tegasnya.
Sebagai warga yang mengetahui kondisi pantai setiap harinya, Hendy juga meminta warga di pesisir pantai untuk turut serta membantu petugas menjaga keamanan di pantai. Saat ini, dia juga tengah membentuk tim penjaga dan relawan khusus yang akan mengawasi aktivitas pengunjung pantai. "Tolong petugas terkait untuk memperketat penjagaan pantai,” katanya.
Dia juga menyebutkan, berdasarkan informasi dari BMKG, peringatan gelombang tinggi di laut selatan berlaku hingga akhir pekan. Tepatnya mulai 13 hingga 19 Februari mendatang. “Ini perlu penjagaan ketat, dan pembatasan zona aman yang jelas bagi masyarakat,” pungkasnya. (del/c2/lin) Editor : Safitri