Saat ditemui di Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (21/12), pihaknya mendapatkan sejumlah informasi terkait adanya bencana dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mulai dari bencana gempa hingga angin puting beliung. Terkait dengan itu, curah hujan juga diprediksi cukup tinggi. “Nah, ketiga hal itu yang perlu diwaspadai,” lanjutnya.
Nyatanya, hujan deras dengan intensitas lama juga mengakibatkan sebagian daerah Jember kebanjiran. Selain itu, angin kencang pun sudah memakan korban. Paling anyar, saat salah seorang pengendara tertimpa pohon roboh saat hujan deras disertai angin kencang terjadi di Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, akhir pekan lalu.
Sigit menegaskan bahwa hal itu perlu diantisipasi. Sebab, bisa mengakibatkan korban susulan. Dia mengimbau warga yang bertempat tinggal di sekitar pohon tinggi dan lebat untuk berhati-hati. “Perlu antisipasi jika terjadi hujan deras disertai angin. Segera mengevakuasi diri dan jangan sampai tertimpa pohon,” tegasnya. Belum lagi jika berada di bangunan yang kurang kuat.
Menekan adanya korban, Sigit juga telah berkoordinasi dengan OPD terkait untuk memangkas sejumlah pohon yang berisiko tumbang ketika terjadi hujan deras disertai angin. Bahkan, sejumlah pohon di segitiga emas juga sudah lebih dulu dipangkas oleh Dinas PU Bina Marga dan SDA.
Kepada masyarakat, selain gempa bumi dan hujan deras, dia menegaskan bahwa angin juga perlu diwaspadai. Sebab, telah merusak sebagian titik di sejumlah tempat di Kabupaten Jember.
Reporter : Isnein Purnomo/Radar Jember
Fotografer :
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti/Radar Jember Editor : Ivona