Tak luput, Hendy juga mengimbau warga untuk segera mendapatkan vaksin. Mengingat, bukan hanya penyakit yang diakibatkan banjir yang meresahkan, tetapi pandemi Covid-19 juga perlu diwaspadai.
Sementara itu, banjir yang menggenangi Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, mendapatkan perhatian dari segenap Tim Gerak Cepat (TGC) Desa Sumberagung. Wakil Ketua TGC Desa Sumberagung Deni Kurniasri menjelaskan bahwa banyak rumah warga yang terdampak banjir. Berdasarkan data, ada sebanyak 1.140 KK di empat dusun Desa Sumberagung yang terdampak banjir.
Biasanya, penyakit-penyakit yang muncul seperti gatal-gatal, pusing, dan diare. “Menindaklanjuti berbagai kemungkinan penyakit yang muncul, kami menyediakan berbagai obat sesuai keluhan warga,” ungkapnya.
Selain itu, dia menyebutkan bahwa pihaknya juga menyediakan kaporit untuk sumur-sumur yang tergenangi banjir. “Kalau minum dan masak kan juga terganggu kalau ada banjir,” ungkapnya. Selain itu, pemberian abate juga masih dilakukan untuk memberantas jentik nyamuk yang dapat mengakibatkan demam berdarah.
Terkait ketersediaan obat-obatan, pihaknya optimistis bakal mencukupi hingga semuanya beres. Sebab, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember untuk ketersediaan stoknya. Namun, jika posko kebencanaan tutup, dia mengimbau warga untuk datang ke puskesmas, pustu, dan polindes setempat untuk segera memeriksakan kesehatan mereka masing-masing. (nen/c2/lin) Editor : Ivona