Salah satu guru TK di kawasan Ambulu, Ulun, mengungkapkan, selama ini insentifnya belum cair hampir sebelas bulan lamanya. "Belum ada pencairan insentif," katanya.
Bagi Ulun, cair tidaknya insentif bukan hal yang utama. Sebab, ia memiliki pendapatan lain selain dari kegiatannya mengajar. Karena itu, jika pencairan insentif itu terhambat, maka tidak menjadi masalah besar. "Kalau langsung dirapel satu tahun, ya, tidak apa-apa. Justru enak, karena dapatnya langsung banyak," ungkapnya.
Menurut dia, nantinya rapelan insentif itu dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Misalnya untuk kebutuhan modal usaha atau lainnya.
Pernyataan berbeda disampaikan Nailis, salah seorang guru TK di Desa Grenden, Kecamatan Puger. Dia memberatkan adanya keterlambatan pencairan insentif tersebut. Sebab, baginya insentif itu adalah salah satu sumber untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. "Ya, bisa nambah untuk kebutuhan," tuturnya.
Ia berharap, akhir tahun ini semua insentifnya dapat dicairkan sesuai dengan jadwal. Sehingga kesejahteraan guru TK dapat dipenuhi secara maksimal. "Agar guru-guru TK juga diperhatikan," pungkasnya.
Reporter : Dian Cahyani
Fotografer : Radar Beli
Editor : Mahrus Sholih Editor : Ivona