Kondisi lapangan JSG saat stadion itu difungsikan penuh sebagai ruang isolasi orang tanpa gejala atau OTG Covid-19 diketahui ditumbuhi banyak ilalang. Saat ilalang telah hilang, kondisi buruk lapangan pun terlihat. Banyak pasir.
Hal itu diakui oleh Manajer Persid Jember Rezky Pratama, kala mendatangkan pemain untuk trial. Bahkan, pemain Persid juga pernah cedera gara-gara kondisi lapangan yang tidak rata dan berpasir. “Cederanya bukan karena perebutan bola. Tapi, karena kondisi lapangan,” terangnya.
Rezky juga masih menanti untuk percepatan perbaikan JSG, khususnya di bagian lapangan. Sebab, November ini Persid menjadi tuan rumah pelaksanaan kompetisi Liga III Regional Jatim.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Eko Verdianto mengakui bahwa anggaran perbaikan Stadion JSG itu membutuhkan Rp 1,3 miliar, sesuai dengan yang ada di LPSE. “JSG ini banyak perbaikannya, karena minim perawatan,” tuturnya.
Sesuai kesepakatan, anggaran Rp 1,3 miliar tersebut difokuskan untuk lapangan, kamar mandi, dan beberapa infrastruktur yang rusak. “Seperti keramik-keramik sudah banyak yang pecah itu juga akan diperbaiki,” paparnya.
Dia mengaku, perbaikan venue olahraga tersebut menjadi salah satu bentuk kesiapan Pemkab Jember sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022. Stadion JSG juga dipakai untuk perhelatan kompetisi Liga 3, yaitu Persid sebagai tuan rumah, dalam waktu dekat. “Sebelum Porprov, JSG dipakai Persid ikut Liga 3,” terangnya.
Lantas, bagaimana perbaikan Stadion JSG bila November dipakai Persid untuk kompetisi Liga 3? Eko menjelaskan, bila dipakai Persid, maka untuk rekanan diprioritaskan melakukan pekerjaan yang tidak saling berkaitan dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola Persid tersebut. “Ya, seperti melaksanakan pekerjaan pengecatan dulu. Pekerjaan itu tidak perlu menunggu kompetisi berakhir,” pungkasnya.
Perlu diketahui, Stadion JSG diresmikan pada September 2015. Stadion berkapasitas 20 ribu penonton itu dikerjakan dengan secara multiyear. Pembangunan stadion itu setidaknya menelan biaya Rp 193,7 miliar dari dana APBD Jember.
Reporter : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona