Adanya sedikit kendala teknis itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni seusai monitoring tes CPNS. "Ada satu dua laptop yang tidak terkoneksi atau ngadat. Tetapi, bisa langsung diatasi, karena BKN membawa sejumlah laptop cadangan. Jadi, tidak sampai mengganggu jalannya tes," ucap Tabroni.
Dia menuturkan, Komisi A yang membidangi urusan pemerintahan melakukan monitoring untuk meninjau langsung pelaksanaan tes. Mulai dari proses pemeriksaan sebelum masuk ke dalam ruangan, hingga peserta bisa mengerjakan tes. "Secara umum, kami lihat berjalan baik. Kami minta agar tes CPNS tetap dimaksimalkan agar lancar sampai selesai," paparnya.
Tabroni menambahkan, hal yang tidak kalah penting selain teknis penyiapan tes CPNS yaitu tetap menjaga protokol kesehatan agar tes CPNS tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19. Apalagi pelaksanaan tes telah berlangsung cukup baik dan tersisa beberapa hari lagi. "Sterilisasi yang dilakukan pegawai harus tetap diperketat, agar semuanya aman. Makanya, sisa waktu sampai tanggal 19 nanti tetap dimaksimalkan," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Sukowinarno mengungkapkan, realisasi tes CPNS sejak Selasa hingga Kamis kemarin (16/9) berjalan lancar. "Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Kami akan terus berupaya menyukseskan CPNS ini," tegasnya.
Sekadar informasi, tes CPNS akan terus dilangsungkan hingga tanggal 19 September mendatang. Pelaksanaan SKD CPNS berbasis computers assisted test (CAT) tersebut akan menjadi penentu siapa yang lolos dan yang tidak menjadi abdi negara di lingkungan Pemkab Jember.
Reporter : Nur Hariri
Fotografer : BKPSDM For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona