Sejumlah masyarakat menyayangkan pemangkasan ini. Sebab, pepohonan tak hanya berfungsi untuk mengurangi emisi dari kendaraan bermotor, namun juga mempercantik tampilan wajah kota. Kini, pohon-pohon itu hanya tersisa setengahnya setelah dibabat bagian atasnya oleh petugas. Bahkan, jumlahnya tidak hanya satu dua pohon, namun beberapa pohon di sejumlah titik.
Pemotongan ini dilakukan oleh petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Jember sejak beberapa pekan lalu. Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Jember Eko Ferdianto membenarkan bahwa tanaman dan pohon, terutama ranting sampai melebihi batas, dirapikan dengan maksud menata kota supaya terlihat sejuk. “Dipangkas saja agar tidak terlalu rimbun. Nanti jika tumbuh bisa lebih bagus,” ujarnya.
Pemotongan pohon yang berada di sepanjang Jalan Gajah Mada dilakukan demi keamanan pengguna jalan ketika terjadi musim hujan ataupun angin kencang. Sekaligus mencegah jika ranting pohon tiba-tiba patah mengenai kendaraan yang melintasi jalan tersebut. (mg1/mau/c2/lin)
Reporter : mg1 dan Maulana
Fotografer : Maulana
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona