Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Perlahan tapi Pasti, Mimpi Kerajinan Kulit Jadi Ikon Jember

Ivona • Selasa, 7 September 2021 | 02:20 WIB
TEKUN: Hendry Sen mulai memperkenalkan sandal kulit Jember hasil buatan sendiri. Dia juga menginginkan kelak sandal kulit bisa menjadi ikon Kabupaten Jember.
TEKUN: Hendry Sen mulai memperkenalkan sandal kulit Jember hasil buatan sendiri. Dia juga menginginkan kelak sandal kulit bisa menjadi ikon Kabupaten Jember.
KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Ketika orang berkeinginan memiliki sepatu atau sandal kulit, banyak yang harus merogoh kantong lebih dalam lagi. Sebab, untuk mendapatkan barang itu, mau tidak mau harus ke luar kota terlebih dahulu. Kerap kali sandal dan sepatu terbuat dari kulit asli di Kabupaten Jember sulit dicari, apalagi harganya tidak murah.

Hal itu kemudian menginspirasi Hendry Sen untuk menggagas usaha pembuatan sandal kulit sendiri. Langkah itu dimulai sejak Februari tahun lalu, dibantu istri dan anaknya.

Hendry menuturkan bahwa dirinya pernah bekerja sebagai desainer di perusahaan sandal dan sepatu kulit di Jakarta, sejak tahun 1988 sampai 2014 lalu. Berbekal pengalaman itu, dia mencoba peruntungan memproduksi sandal kulit sendiri. “Tidak sekadar menjual, namun sekaligus ingin menumbuhkan kecintaan warga Jember terhadap barang dari kulit, sehingga semua kalangan bisa memakai,” kata Hendry.

Dirinya memiliki cara tersendiri untuk memasarkan sandal tersebut. Yakni dengan menempatkan barang dagangan di kaca pintu belakang mobil mulai pukul 10.00 hingga sore hari. Selain itu, untuk lebih menarik perhatian pengendara kendaraan bermotor, Hendry sengaja memasang sandal kulit berukuran raksasa.

Filia, istri Hendry, menuturkan, proses pembuatan sandal kulit dilakukan dari pagi sampai malam hari di rumahnya. Harga sandal tersebut bervariasi, bergantung pada bahannya. Misalnya dari kulit asli, semi kulit, kulit sintetis, dan oscar. “Harga paling murah Rp 100 ribu dan termahal Rp 210 ribu,” imbuhnya.

Menurut dia, umumnya sandal kulit dibuat menggunakan bahan berkualitas. Selain itu, bergaransi dan memiliki jaminan servis mudah dan murah. “Hal ini untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Tidak heran orang kecil seperti pedagang kaki lima tertarik untuk membeli sandal kulit ini, dan suami memiliki keinginan kuat sandal kulit sebagai ikon Jember,” terang Filia.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona
#Ekonomi #Headline