Vaksin Moderna Untuk Masyarakat Jember

Ivona • Dipublikasikan Senin, 6 September 2021 | 01:24 WIB
MAKIN MELUAS: Setelah menyasar tenaga kesehatan sebagai booster, vaksin Moderna akan mulai digencarkan ke masyarakat umum. Dengan catatan belum pernah menerima vaksin Covid-19 apa pun sebelumnya, alias akan menjadi vaksinasi pertama mereka.
MAKIN MELUAS: Setelah menyasar tenaga kesehatan sebagai booster, vaksin Moderna akan mulai digencarkan ke masyarakat umum. Dengan catatan belum pernah menerima vaksin Covid-19 apa pun sebelumnya, alias akan menjadi vaksinasi pertama mereka.
JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember saat ini tengah fokus menuntaskan vaksinasi tahap ketiga untuk para tenaga kesehatan (nakes). Tercatat, sudah mencapai sekitar 4 ribu lebih atau sekitar 51 persen yang sudah menjalani vaksinasi booster ketiga dengan menggunakan vaksin Moderna.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember dr Wiwik Supartiwi, belum lama ini. “Alhamdulillah sudah dijalankan di setiap fayankes yang ada di Jember, dengan memberikan pakta integritas bahwa mereka sudah menyelesaikan vaksinasi tahap kedua,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk masyarakat umum, dia menyebutkan bahwa akan mulai disosialisasikan lebih dulu. Rencananya bakal dilaksanakan di sejumlah rumah sakit. “Diawali dengan 13 RS yang menjadi fayankes pemberi vaksinasi,” paparnya. Dengan begitu, sebelum divaksinasi, mereka diberi pemahaman terkait manfaat, efek samping, dan pengetahuan tentang kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI).

Photo
Photo


Jadi, ketika mereka merasakan dampak atau efek samping dari salah satu KIPI yang dijelaskan, sudah tidak kaget dan mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Mereka tahu bahwa setiap vaksinasi itu memiliki efek samping,” ujarnya. Mulai dari gejala ringan, sedang, hingga berat. Setiap individu pasti beda. Karena barang baru, jadi harus diberikan informasi lebih dulu.

Pihaknya menargetkan sebanyak 9.492 warga, dan ini langsung diberikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Jadi, harus segera diselesaikan. “Dengan catatan, untuk yang sama sekali belum pernah divaksin,” tegasnya.

Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, vaksin Moderna memiliki efikasi yang lebih bagus jika dibandingkan dengan vaksin lain. “Bisa mencegah varian virus yang baru,” terangnya. Namun, apa pun mereknya, masyarakat harus bersedia divaksin dulu untuk bisa merealisasikan herd immunity.

dr Wiwik menegaskan, meski sudah mendapatkan vaksin jenis apa pun, protokol kesehatan harus tetap diterapkan. Sebab, vaksin hanya memberikan kekebalan tubuh sebanyak 70 persen. “Sedangkan sisanya, yang bertanggung jawab atas diri mereka masing-masing,” lanjutnya.

Namun, mau tidak mau, berita miring terkait vaksin masih menghantui masyarakat Jember. Salah satunya terkait keampuhan vaksin AstraZeneca. “Tapi, hal itu sudah disangkal dengan keluarnya fatwa MUI bahwa vaksin jenis Sinovac maupun AZ itu aman dan halal,” tegasnya. Nyatanya, disuntikkan untuk ribuan orang juga tak ada masalah. Artinya, untuk masyarakat umum, efikasinya juga aman.

Reporter : Isnein Purnomo

Fotografer : Isnein Purnomo

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona
Headline Vaksin