Bantuan itu diberikan secara simbolis kepada lima anak yatim. Tepatnya di Kantor Camat Rambipuji. “Kalian tidak sendiri, ibu bersama kalian,” kata Mensos Risma memotivasi para anak yatim tersebut.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp 24 miliar untuk menyantuni para anak yatim yang orang tua mereka meninggal lantaran terpapar Covid-19. Anggaran tersebut cukup untuk dibagikan kepada 10 ribu anak yatim maupun yatim piatu. “Banyak laporan yang masuk ke Kemensos terkait nasib anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya yang terpapar Covid-19,” jelas Risma. Karena itu, pihaknya langsung berupaya untuk meringankan beban para anak yang terdampak.
Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan bahwa pihaknya bakal terus membantu Kementerian Sosial terkait ketepatan dan kelancaran bantuan sosial. “Kami sudah mengirimkan data secara kontinu,” paparnya. Bahkan, data itu dikirimkan setiap dua minggu sekali. Dengan begitu, data perkembangan di lokasi selalu baru.
Harapannya, bantuan-bantuan itu bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Terutama para anak yatim dan yatim piatu. “Bantuan tersebut memang tidak akan bisa menggantikan ayah atau ibu mereka yang telah tiada. Namun, pemerintah berharap bahwa bantuan itu bisa menjadi semangat dan motivasi,” imbuhnya. Tujuannya agar mereka tidak berpikir bahwa mereka sendirian. Sebab, ada pemerintah yang selalu memperhatikan mereka. Lebih lanjut, semoga tak ada lagi masyarakat yang meninggal lantaran Covid-19. Dengan begitu, Hendy mengimbau setiap warga untuk melaksanakan vaksinasi dan menaati protokol kesehatan.
Reporter : Isnein Purnomo
Fotografer : Diskominfo For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona