Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pedagang RTH Baku Hantam Berebut Lapak di Balung

Ivona • Sabtu, 28 Agustus 2021 | 20:30 WIB
KAWASAN PRODUKTIF: RTH Balung yang setiap hari dipenuhi PKL. Namun, belakangan muncul kabar pertikaian antarpedagang karena rebutan tempat jualan.
KAWASAN PRODUKTIF: RTH Balung yang setiap hari dipenuhi PKL. Namun, belakangan muncul kabar pertikaian antarpedagang karena rebutan tempat jualan.
BALUNG LOR, RADARJEMBER.ID – Ruang terbuka hijau (RTH) di Kecamatan Balung menjadi kawasan cukup strategis untuk memutar roda perekonomian masyarakat. Namun, belum adanya penataan untuk para pedagang kaki lima (PKL) kerap menimbulkan pertentangan antarpedagang. Bahkan, belum lama ini, ada kabar penganiayaan yang dilakukan oleh salah seorang pelaku usaha di sekitar RTH. Kejadian itu sudah kesekian kalinya setelah sebelum-sebelumnya juga pernah ada kejadian serupa.

Kepala Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Imam Mustofa membenarkan peristiwa itu. "Beberapa bulan lalu ada perselisihan antara linmas dengan oknum pol PP di RTH. Tetapi bisa diatasi dengan cara kekeluargaan," ungkapnya, kemarin (26/8).

Kendati begitu, ia tidak mengetahui detail permasalahannya. Sebab, ia hanya memfasilitasi tempat untuk menyelesaikan permasalahan di antara oknum yang terlibat. Bahkan ia juga membenarkan kabar beberapa hari kemarin terkait penganiayaan yang kembali terjadi antara pedagang di RTH. "Mungkin di polsek sudah ada laporan ke sana," sebutnya.

Imam mengakui, selama ini belum ada penataan secara khusus untuk PKL di RTH. Sebab, pihaknya selama ini hanya ketempatan. Sementara itu, berkaitan dengan kewenangan penataan itu, menurutnya, ada di level pemerintah kabupaten.

Ditemui terpisah, Kapolsek Balung AKP Sunarto juga membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan di RTH Balung. "Pelapor AS dan terlapor J merupakan pelaku usaha yang ada di kawasan RTH. Keduanya berasal dari Desa Balung Lor," sebutnya. Ia mengaku telah melakukan pemanggilan untuk kedua belah pihak guna menyelesaikan perkara tersebut. "Baik pelapor maupun terlapor sudah kami panggil dan dilakukan pemeriksaan," tukasnya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Mahrus Sholih Editor : Ivona
#Headline