Hal ini dia sampaikan seusai membagikan piala, sertifikat, dan uang pembinaan kepada juara satu hingga tiga pemenang perorangan dan kelompok. Gus Firjaun juga secara khidmat memimpin doa bersama untuk kesehatan seluruh warga Jember.
Pihaknya menerangkan bahwa MTQ yang dilaksanakan sejak 7 Agustus lalu itu diikuti oleh 464 peserta. Tujuannya agar peserta mencintai, menghayati, dan mengaplikasikan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga acara ini dapat menjadi spirit dan motivasi untuk seluruh umat muslim di Jember,” harapnya.
Nantinya, mereka akan kembali berjuang dalam MTQ tingkat provinsi di Pamekasan, Madura. Dia berpesan supaya peserta yang berhasil tidak puas diri. Dengan begitu, mereka terus belajar agar bisa mengembangkan diri dan bisa membanggakan Kabupaten Jember. “Bagi yang berhasil mendapatkan juara, kami ucapkan selamat. Semoga prestasi itu dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan,” ujarnya.
Namun, bagi peserta yang belum berhasil, lanjut dia, hendaknya jangan berkecil hati dan terus memacu diri untuk mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.
Setelah MTQ secara resmi ditutup, Gus Firjaun berharap semua pihak yang berperan dalam perlombaan MTQ tersebut mendapatkan berkah dari Alquran.
Sekadar informasi, sebanyak 464 peserta yang mengikuti perlombaan berasal dari 799 pendaftar. Namun, banyak yang tidak hadir lantaran khawatir terpapar karena tes swab menjadi salah satu persyaratan sebelum mengikuti perlombaan. Meski begitu, seluruh kegiatan berlangsung dengan lancar dan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Lebih lanjut, Gus Firjaun kembali mengingatkan seluruh orang yang hadir saat itu terkait pandemi Covid-19. Menurut dia, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jember yang berada pada level 3 menuntut semua masyarakat untuk bahu-membahu dalam memerangi pandemi Covid-19 di Kabupaten Jember.
“Mari kita berdoa bersama agar kita diberi kekuatan, kesehatan, dan kesabaran agar Kabupaten Jember yang kita cintai ini dapat turun level,” paparnya. Baik menjadi level 2 atau level 1, bahkan terbebas dari Covid-19.
Mewakili pemerintah daerah, pihaknya mengaku tak bisa bekerja sendiri. “Mari kokohkan barisan. Kuatkan solidaritas dan kolaborasi segenap jajaran dan elemen masyarakat,” tandasnya.
Reporter : Isnein Purnomo
Fotografer : Diskominfo For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona