Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lebih Dalam Mengenal Budidaya ikan Koi, Simak Penjelasannya

Ivona • Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:40 WIB
MENJANJIKAN: Salah satu trik pemijahan ikan koi yang harus diperhatikan adalah harus melihat jenisnya, memelihara indukan yang bagus, hingga umur ikan harus sudah matang.
MENJANJIKAN: Salah satu trik pemijahan ikan koi yang harus diperhatikan adalah harus melihat jenisnya, memelihara indukan yang bagus, hingga umur ikan harus sudah matang.
KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Perkembangan budi daya ikan koi di kota Jember sangat menjanjikan. Bahkan perputaran usaha koi di Kota Suwar Suwir ini mencapai omzet hingga miliaran rupiah. Salah satu keberhasilan usaha budi daya ikan koi adalah mampu memijahkan indukan koi bagus untuk menghasilkan anakan yang bagus pula.

Memijahkan ikan koi merupakan bagian terpenting dalam budi daya ini. Tidak banyak orang yang bisa menguasai teknik pemijahan ini, apalagi koi termasuk jenis ikan mahal.

Seperti diketahui, memelihara koi adalah hobi yang menyenangkan. Bahkan diyakini dapat mengurangi stres. Koi adalah ikan yang pintar, bisa diajarkan untuk makan dari tangan. Namun, kadang seperti ikan rakus. Memakan apa saja yang dilempar ke kolam.

Indra, salah seorang yang ahli dalam bidang pemijahan koi, menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memijahkan ikan koi. Yakni harus memilih indukan koi yang tepat. ”Tidak semua ikan koi bisa dipadukan, harus melihat jenisnya. Kematangan telur dalam perut ikan koi betina. Bahkan kalau agak sulit bisa dirangsang dengan enzim,” ungkap Indra.

Dia mencontohkan, ikan koi jenis showa harus dikawinkan dengan sesama ikan showa. Demikian halnya dengan jenis ikan koi shanke dengan sesama shanke atau jika terpaksa jenis kohaku. Namun, tak boleh dengan showa.

Ada beberapa hal yang sangat penting dalam proses pemijahan ikan koi. Pertama, pilih indukan terbaik. Dalam memelihara, pastikan memelihara indukan yang bagus. Ciri-ciri induk jantan dan betina unggul yang sudah matang untuk dipijah adalah harus sehat. Selanjutnya umur ikan harus sudah matang, yaitu lebih dari dua tahun.

Antara jantan dan betina harus berjenis sama atau mendekati. Memiliki bentuk tubuh yang ideal, dan bagus. Gaya berenangnya bersifat tenang dan seimbang. Memiliki warna yang cerah cemerlang dan kontras. Gesit dan tidak banyak diam di dasar kolam.

Cara memijahkan ikan koi juga harus memperhatikan tempat yang digunakan. Tempat pemijahan ikan koi harus terbuat dari semen dan diplester. Ini supaya sisik ikan tidak rusak atau lecet. Khususnya saat terjadi gesekan pada proses pemijahan. Kolam sebaiknya terdapat saluran air masuk dan keluar.

Setelah kolam pemijahan siap, induk betina dimasukkan terlebih dahulu untuk beradaptasi dengan kondisi kolam. Dua hingga tiga jam kemudian barulah induk jantan dilepaskan di kolam tersebut. Waktu yang ideal untuk memulai melepaskan indukan tersebut adalah pada sore hari. Ini karena proses pemijahan biasanya berlangsung pada malam hari.

Untuk menghindari kegagalan saat pembuahan telur yang dikeluarkan oleh induk betina serta agar semua telur bisa terbuahi, maka induk jantan yang dimasukkan pada kolam tersebut haruslah tiga atau lima ekor sekaligus.

Pada saat terjadinya proses pemijahan, yang berkisar pukul 23.00 malam, akan terjadi aksi kejar-kejaran antara betina dan jantan. Pada saat tersebut, yang terjadi adalah sang betina menyemprotkan atau menempelkan telur. Disusul kemudian sang jantan menyemprotkan sperma pada telur tersebut.

Pada pagi harinya, setelah pemijahan selesai, semua indukan yang ada di kolam tersebut harus segera diangkat dan dikeluarkan dari kolam pemijahan. Ini agar tidak memakan telur-telur yang sudah dibuahi tersebut. Waktu ideal untuk menetas adalah 48 jam atau selama dua hari. Tergantung suhu yang terdapat pada air kolam tersebut.

Larva ikan koi yang baru menetas masih menyimpan cadangan makanan dari telurnya hingga 3-5 hari. Setelah itu, pakan yang bisa diberikan pada ikan koi adalah berupa kuning telur yang sudah direbus, larva udang, atau cacing sutra.

Biasanya pertumbuhannya bergantung pada besarnya media pemeliharaan. Juga faktor lain. Misalnya kualitas air, oksigen, filtering, dan makanan. Garis keturunan koi juga sangat berpengaruh erat dengan kualitasnya.

”Kualitas air merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan ikan koi. Meskipun ikan koi dapat hidup dan berkembang di air yang berkualitas buruk. Namun, akan rentan terhadap serangan penyakit. Selain itu, warna pun akan menjadi pudar, sehingga tidak indah lagi. Untuk menjaga kualitas koi yang tinggi dan sehat, faktor pertama yang harus diperhatikan adalah kualitas air,” tambahnya.

Reporter : Radar Jember

Fotografer : Indra For Radar Jember

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona
#Ekonomi #Headline #Bisnis