Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pantai Cemoro Sewu Ikut Lockdown

Safitri • Kamis, 22 Juli 2021 | 17:12 WIB
TUTUP SEMENTARA: Tempat wisata Cemoro Sewu yang dikelola Pemdes Puger Kulon, Kecamatan Puger, tutup sementara.
TUTUP SEMENTARA: Tempat wisata Cemoro Sewu yang dikelola Pemdes Puger Kulon, Kecamatan Puger, tutup sementara.
PUGER KULON, RADARJEMBER.ID – Pemerintah menetapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Namun, kebijakan itu diperpanjang hingga 25 Juli. Akibatnya, sejumlah tempat wisata yang awalnya sudah tutup memperpanjang masa penutupan itu. Salah satunya adalah wisata Pantai Cemoro Sewu di Kecamatan Puger.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lokasi wisata baru yang dikelola Pemerintahan Desa (Pemdes) Puger Kulon itu, pintu masuk dan loket ditutup total. Loket ini tak hanya menjadi pintu masuk ke Pantai Cemoro Sewu, tapi juga menuju Pantai Pancer dan wisata lain yang ada di wilayah Desa Puger Kulon.

Terlihat dua pintu loket ditutup. Namun, jalan doble way di sisi barat hanya ditutup separuh menggunakan pagar besi. Ini karena akses truk pengangkut es untuk ikan masih melalui jalur tersebut. Selain itu, jalan di sisi barat untuk akses nelayan yang membawa hasil tangkapan ikan juga masih dibuka sebagian.

"Untuk sementara, tempat wisata yang ada di wilayah Desa Puger Kulon ditutup. Sehingga tidak ada lagi wisatawan yang datang. Masyarakat juga sudah banyak yang tahu kalau pemerintah memberlakukan PPKM," kata Nur Hasan, Kepala Desa Puger Kulon.

Di lokasi hanya ada petugas yang bersih-bersih. Sedangkan pengunjung sudah tidak ada sama sekali. Demikian juga dengan warung yang ada di sepanjang jalan menuju wisata Pancer, tidak ada yang buka. Sebab, para pemilik warung sudah tahu bahwa tidak ada wisatawan yang masuk. “Karena di pintu masuk juga sudah terpasang pagar besi,” ujar Nur Hasan.

Sementara itu, di sepanjang muara sungai menuju Pancer masih ada beberapa orang yang terlihat duduk di sempadan. Mereka adalah pemancing yang biasa mengail ikan di lokasi itu. Jumlahnya tak banyak, bisa dihitung dengan jari. “Kami juga sudah mengimbau kepada warga agar sementara waktu tidak datang ke tempat wisata. Hal ini untuk memutus mata rantai penularan virus korona,” pungkas Nur Hasan.

Hadi Wiyono, penjaga wisata Cemoro Sewu, menuturkan, selama ditutup, dirinya tetap masuk seperti biasa. Namun, tidak lagi menjaga loket atau tempat parkir, melainkan hanya bersih-bersih. Sebab, di kawasan pantai itu tak hanya ada sampah dedaunan, terkadang juga ada sampah kiriman yang berasal dari sungai. “Sejak tanggal 3 Juli hingga sekarang hanya bersih-bersih,” ucap lelaki 53 tahun tersebut.

Reporter : Juma’i

Fotografer : Juma’i

Editor : Mahrus Sholih Editor : Safitri
#Wisata