Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tersumbat Tumpukan Kayu, Jembatan di Tempurejo Amblek

Safitri • Kamis, 28 Januari 2021 | 23:13 WIB
AKSES TERPUTUS: Kondisi jembatan menuju Afdeling Terate, Dusun Pager Gunung, Desa Curahnongko, Tempurejo.
AKSES TERPUTUS: Kondisi jembatan menuju Afdeling Terate, Dusun Pager Gunung, Desa Curahnongko, Tempurejo.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Sebuah jembatan di Afdeling Trate, Dusun Pager Gunung, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, putus, Selasa (26/1) lalu. Putusnya jembatan beton itu mengakibatkan askes ke Afdeling Trate terhambat.

Jembatan ini merupakan akses satu-satunya menuju Afdeling Trate. Di perkampungan yang berada dalam kawasan perkebunan itu, ada dua lembaga pendidikan negeri, yakni SDN Curahnongko 08 dan SMPN 4 Tempurejo. Putusnya jembatan ini otomatis membuat guru dan warga berputar melewati Jalur Lintas Selatan (JLS).

Guru dan warga harus lebih ekstra, karena lewat JLS jaraknya cukup jauh dan jalurnya berlumpur. Apalagi saat banjir lalu, Afdeling Trate terendam. Kondisi ini menambah perkampungan itu semakin terisolasi. Jembatan yang dibanguan oleh Kebun Kotta Blarer tersebut panjangnya sekitar 15 meter dengan lebar 4 meter.

Jembatan ini putus setelah banyaknya potongan kayu menyumbat bawah jembatan. Kayu-kayu hutan itu terbawa arus saat banjir lalu, dan mengakibatkan air meluap hingga menggerus fondasi. Bukan hanya fondasi yang tergerus, tapi tebing di sisi utara jembatan juga tergerus hingga tiga meter,” kata Wagimin, 56, warga setempat.

Jembatan dari beton ini putus pada Selasa malam. “Akibat putusnya jembatan itu para pekerja kebun, warga, dan guru yang mengajar di SDN Curahnongko 08 dan SMPN 4 Tempurejo kesulitan,” pungkas Wagimin. Editor : Safitri
#Headline