Seperti dilakukan Yusuf Hamrowi, warga Perumahan Puri Bunga Nirwana II, Klaster Jimbaran, Kelurahan Karangrejo, Sumbersari. Dia tergerak untuk memanfaatkan limbah batok kelapa menjadi pot tanaman hias bernilai ekonomi tinggi.
Apalagi untuk membuat kerajinan ini, bapak beranak dua tersebut tidak perlu susah untuk mendapatkan batok kelapa. Bahkan tidak harus membeli. Dia mendapatkan dari seorang teman gratis.
"Batok kelapa ini tinggal ambil di rumah teman dan bisa disulap menjadi pot tanaman hias pemanis meja tamu, bahkan ketika pot bunga batok kelapa ini pertama kali dikenalkan hal itu mampu memantik ketertarikan orang untuk memiliki," kata Yusuf.
Untuk menambah kesan artistik, pot tanaman hias batok kelapa itu diberi sentuhan warna mengkilat agar terlihat elegan. Kemudian dikeringkan sebentar dengan cara diangin-anginkan.
Untuk membuat pot bunga tidaklah rumit. Bisa dilakukan semua orang. Apalagi bila diseriusi bisa menjadi peluang usaha baru dan bisa mengurangi angka pengangguran lokal.
Terpisah Supartu, salah seorang seniman Jember, pot batok kelapa ini sangat unik. Apalagi semua tanaman bisa ditanam di tempat tersebut tak terkecuali tanaman pisang.
"Pot batok kelapa ini memiliki nilai seni tinggi dan kedepan prospek pemasaran pot tersebut cukup cerah. Apalagi membuat pot menjadi solusi kejenuhan saat Pandemi Covid-19," tutur warga Perumahan Mastrip tersebut. Editor : Safitri