Tak heran, setiap pengendara motor atau mobil yang lewat, mereka tak mau ketinggalan untuk mengabadikan panorama tersebut. "Memang rencana main ke pantai ini, sama teman-teman," terang Yulis Pratiwi, salah satu pengunjung Pantai Paseban, Kencong, yang tengah nongkrong di sekitar JLS saat itu.
Selain dimanjakan dengan nuansa pantai yang khas, kondisi jalanan juga mulus. Karena itu, siapa pun bisa memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di sepanjang JLS tersebut. Namun, seperti yang kerap didengar dan diberitakan, kawasan JLS rawan terjadi aksi kriminalitas. Jangan sendiri jika melintas di jalur ini. Sebab, kondisinya cukup sepi.
Cerita-cerita miring yang kerap terjadi di lokasi ini seperti pembegalan atau perampasan barang berharga. Ada juga kasus pemerasan bagi pengunjung muda-mudi yang diketahui lagi pacaran. Warga sekitar pun mengakui, JLS itu jalannya bagus, namun rawan. "Bahkan, warga sini sendiri kalau lewat masih pikir-pikir. Khawatir ada begal dan semacamnya," beber Fahrur Razi, warga sekitar JLS, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, kemarin (25/12).
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, saat ini kondisi jalan di JLS memang mulus. Namun, masih jarang kendaraan yang melintas. Selain itu, beberapa lokasi juga jauh dari permukiman, sehingga membuat siapa pun bisa berbuat nekat di lokasi itu. Apalagi di sepanjang JLS, saat malam hari masih minim penerangan. Editor : Safitri