Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dua Kejadian, Dua Nyawa Melayang

Safitri • Sabtu, 5 Desember 2020 | 20:50 WIB
JALUR MAUT: Lokasi kecelakaan kendaraan L300 bernopol DK 1494 VI yang dikendarai Hasan Basri, 24, di Dusun Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jumat (4/12) kemarin. Dalam kejadian ini pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian.
JALUR MAUT: Lokasi kecelakaan kendaraan L300 bernopol DK 1494 VI yang dikendarai Hasan Basri, 24, di Dusun Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jumat (4/12) kemarin. Dalam kejadian ini pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian.
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jalur black spot, inilah sebutan yang kerap diidentikkan dengan jalur Jember-Tanggul. Sejumlah kecelakaan kerap terjadi di sepanjang jalur tersebut. Bahkan, hingga memakan korban jiwa. Seperti yang terjadi Kamis sore (3/12) dan Jumat dini hari (4/12) kemarin. Dalam 24 jam, terjadi dua kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia.

Kecelakaan maut pertama terjadi di Dusun Krajan, Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Kamis malam. Cristanto Tri Yuda Prawira, 31, warga Dusun Krajan RT 002 RW 007 Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, meregang nyawa seusai menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Dusun Krajan, Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Kamis (3/12) pukul 17.15.

Saat itu korban mengendarai sepeda motor bernopol P 4558 LF dari arah timur. Saat berada di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului pengendara sepeda. Di saat bersamaan juga ada truk yang hendak mendahului keduanya. Karena jarak antara truk dan motor terlalu mepet, truk menyenggol motor korban.

Melihat korban terjatuh dari motornya, truk langsung kabur ke arah barat dengan kecepatan tinggi. Korban yang sudah terjatuh ditinggal pergi oleh sopir truk maupun pengendara sepeda yang juga ikut tersenggol. Korban ditolong warga dan dilarikan ke Puskesmas Bangsalsari, namun nyawanya tak dapat diselamatkan.

Kapolsek Bangsalsari AKP Putu menjelaskan, untuk sementara truk yang diduga menabrak korban langsung kabur setelah mengetahui korban terjatuh. “Selanjutnya, kasusnya langsung ditangani Unit Lakalantas Polres Jember,” katanya.

Tak sampai 24 jam setelahnya, kecelakaan hingga membawa korban jiwa kembali terjadi di jalur serupa. Tepatnya terjadi di Dusun Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jumat (4/12) 03.15 WIB. Sebuah mobil bernopol DK 1494 VI yang disopiri Hasan Basri, 24, warga Dusun Aresdajah, Desa Belu Ares, Kecamatan Ambudeng, Pamekasan, mengalami kecelakaan hingga pengendara meninggal di lokasi.

Kuat dugaan kecelakaan ini dipicu karena sopir mengantuk saat berkendara. Saat itu tiba-tiba mobil yang disopiri Hasan oleng ke kanan. Di waktu bersamaan muncul truk dari arah barat. Kerasnya benturan membuat mobil berwarna putih langsung terpelanting tanpa kendali dan menabrak tembok bangunan.

Mobil tersebut baru berhenti setelah masuk ke halaman rumah warga. Benturan keras yang melibatkan truk dengan mobil membuat sejumlah warga setempat langsung keluar.

“Saya kaget setelah mendengar suara benturan yang cukup keras di depan rumah. Saat keluar di depan rumah awalnya tidak mengira ada kecelakaan,” kata Roni, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari jalan raya tersebut. Dia tak menduga ada kecelakaan karena tak ada kendaraan yang rusak di sekitar rumahnya. Namun, mobil tersebut justru terperosok hingga ke halaman rumah di seberang jalan.

Setelah didatangi bersama warga lainnya, korban didapati sudah dalam kondisi kritis dengan luka yang cukup parah di bagian kepala dan tangan akibat terjepit kabin kendaraan. Sementara itu, Hudi, 39, penumpangnya mengalami luka lecet dan dilarikan ke puskesmas terdekat.

Kapolsek Tanggul AKP Musafa menjelaskan, penyebab terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan sopir meninggal ini diduga karena korban mengendarai mobil dalam keadaan mengantuk. Sebab, sebelum terjadi benturan, mobil dengan kecepatan tinggi dari arah timur sudah oleng sehingga keluar marka. “Sementara, truk setelah terjadi benturan langsung kabur ke arah timur,” pungkas Musafa. Editor : Safitri
#Jember