Saat ditemukan mayat wanita berusia muda ini, mengenakan kaos oblong berwarna ungu, dan celana panjang hitam. Korban ditemukan kali pertama oleh Kamari, seorang pemancing dari Pasirian, Lumajang, ketika memancing di tempat tersebut.
Menurut Kamari, ketika memancing di pantai, dia melihat mayat wanita ini timbul tenggelam dan terseret ombak. Melihat hal tersebut, dirinya kemudian menghubungi warga sekitar untuk mengangkat jasad tersebut. “Saya meminta tolong kepada warga lain, tapi takut. Dan akhirnya saya sendiri yang meminggirkan mayat ini,” ungkapnya.
Kepala Dusun Panggul Melati Sono mengatakan, dirinya tidak mengenal mayat tersebut. Dilihat dari ciri dan postur tubuhnya, korban memang bukan warganya. "Ini bukan warga saya. Saya sangat paham dan hafal dengan warga di sini. Beberapa warga saya juga tidak mengenal korban," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (KBO) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember Iptu Solekhan Arif membenarkan penemuan mayat ini. Sejauj ini polisi masih menyelidiki dan belum bisa menyimpulkan, apakah mayat perempuan itu merupakan korban pembunuhan, tenggelam, atau karena faktor lain. “Iya ada penemuan mayat di Kepanjen. Kami masih melakukan penyelidikan," pungkasnya. (*) Editor : Safitri