Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Terjangan Lesus Rusak Puluhan Rumah

Safitri • Kamis, 12 November 2020 | 18:34 WIB
DAMPAK BANJIR: Dua bocah tengah berada di bekas bangunan yang rusak akibat diterjang banjir. Selain mengakibatkan kerugian material, bencana itu juga membuat beban psikologis. Terutama pada anak-anak.
DAMPAK BANJIR: Dua bocah tengah berada di bekas bangunan yang rusak akibat diterjang banjir. Selain mengakibatkan kerugian material, bencana itu juga membuat beban psikologis. Terutama pada anak-anak.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Bencana angin puting beliung menerjang kawasan Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang. Akibatnya, puluhan rumah mengalami rusak berat dan ringan. Hujan deras disertai angin kencang itu terjadi pada Selasa (10/11) sekitar pukul 15.30.

Hujan deras yang disusul angin kencang itu menimbulkan suara gemuruh. Warga setempat panik karena bencana itu tak hanya mengakibatkan hunian rusak, tapi beberapa pohon juga roboh. “Saya sempat melihat puluhan pohon pisang yang ada di pinggir sungai banyak yang roboh,” kata Efendiyanto, 33, warga Dusun Krajan, Desa Tegalrejo, kepada Jawa Pos Radar Jember di rumahnya, kemarin (11/11).

Setelah lesus menerjang, tak lama kemudian lampu PLN padam. Rumahnya pun tak luput dari petaka itu. Bahkan, bagian atap rusak, beberapa genting juga jatuh dihantam angin. “Rumah saya ini sering dihajar angin puting beliung. Mungkin karena lokasinya berada di pinggir sawah,” katanya, seusai memperbaiki atap rumah.

Menurut Efendi, saat angin kencang terjadi, dirinya sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba suara gemuruh datang yang diikuti beberapa genting beterbangan di depan rumah. “Saya bersama istri langsung keluar, takut ada angin susulan. Hal serupa juga menimpa rumah Bu Aryami, yang tidak jauh dari rumah saya,” tuturnya.

Ida, warga Dusun Damsaola, Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, juga menjadi korban bencana angin puting beliung tersebut. Atap warung miliknya yang terbuat dari asbes terbang terbawa angin sampai ke jalan raya. Bukan hanya warung lesehannya yang porak poranda, atap dapurnya juga sama.

Saat angin kencang, dia bersama anak dan suami bertahan di dalam toko. Mereka tak berani keluar karena takut ada atap yang terbang lagi dan mengenai mereka. "Saya hanya bisa berdoa, semoga angin cepat mereda," kata perempuan 30 tahun ini sambil melayani pembeli.

Angin juga menerjang Kantor Koperasi Syariah BMT NU Jawa Timur Cabang Mayang. Teras dari bahan galvalum serta neon box di teras sampai terbang. Beruntung, rangka baja dari galvalum menyangsang di atas genting sehingga tidak sampai ada korban. “Saya belum sadar kalau teras di depan kantor BMT itu sudah tidak ada. Saat itu, saya terus memegangi pintu kaca. Setelah diamati, kanopi di teras sudah bersih. Terbang ke atas genting,” kata Faisol, pegawai BMT asal Desa Garahan, Kecamatan Silo.

Pasca-terjadinya angin puting beliung, seluruh karyawan ikut bersih-bersih. Sementara, kanopi dari galvalum yang terbang ke genting langsung diturunkan dengan cara dipotong menggunakan gerinda. Selain merusak rumah dan kantor BMT, kabel PLN bertegangan tinggi juga putus akibat terbawa kanopi yang terbang.

Sementara itu, pascabencana angin puting beliung, Muspika Mayang langsung mendatangi rumah warga yang terdampak. Mereka memberikan bantuan sembako kepada puluhan korban yang rumahnya rusak.

Kapolsek Mayang Iptu Bejoel Nasution mengatakan, rumah warga yang rusak hanya di bagian genting saja. Sedangkan warung lesehan, hampir seluruh atap rusak. Dia pun mengimbau agar warga lebih waspada ketika terjadi hujan disertai angin kencang. “Warga diminta untuk keluar rumah ketika terjadi angin kencang,” katanya, yang saat itu bersama Camat Mayang Ajib dan Komandan Koramil Kapten Aliyil Abror.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di lokasi bencana, banyak pohon mahoni yang juga tumbang akibat diterjang angin. Selain itu, ada pohon yang roboh menimpa dapur milik warga di Dusun Damsaola, Desa Tegalrejo, Mayang. Editor : Safitri
#Jember #Bencana #Headline #PLN