Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Getek Gladak Korek yang Mulai Sepi

Safitri • Rabu, 26 Agustus 2020 | 23:03 WIB
TETAP BEROPERASI: Getek rakitan yang dikemudikan Sulaiman ini tetap jalan, meski penumpang sepi. Sebab, dibutuhkan oleh warga sekitar Ambulu yang akan masuk ke hutan.
TETAP BEROPERASI: Getek rakitan yang dikemudikan Sulaiman ini tetap jalan, meski penumpang sepi. Sebab, dibutuhkan oleh warga sekitar Ambulu yang akan masuk ke hutan.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Sejak pandemi Covid-19 mewabah, Wanawisata Gladak Korek GK-37 di Dusun Krajan, Desa Andongrejo, Kecamatan Ambulu, sepi. Sebab, tempat wisata tersebut ditutup dan tidak boleh ada pengunjung. Hanya ada warga yang pergi ke ladang atau warga yang pergi mencari rumput ke hutan saja.

“Dulu, banyak pengunjung yang datang dan menyeberang naik getek ini,” kata Sulaiman, 51, warga setempat yang setiap hari menyeberangkan orang dengan getek rakitan.

Penyeberang cukup membayar Rp 2000 rupiah pulang-pergi. Biasanya, ramainya pengunjung itu hari Minggu, terutama komunitas sepeda. “Getek ini tetap dibuka pagi, karena ada warga yang pergi ke hutan dan pencari kayu atau rumput,” jelasnya.

Sulaiman sendiri mengaku tidak pulang sebelum orang yang menyeberang itu pulang. Penyeberangan dibuka pukul 06.00 sampai pukul 18.00. “Getek ini dibuat oleh Tukan Efendi, warga Sabrang, Kecamatan Ambulu. Getek berukuran 2,5x3 meter terbuat dari kayu beratap seng.

“Kalau musim kemarau seperti sekarang, air sungai kecil. Sehingga yang naik getek dibatasi hanya 4 orang saja, biar tidak kandas,” kata Sulaiman.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, setiap ada orang pulang merumput dan pulang kerja di hutan, Sulaiman langsung menjemputnya. Dia dengan sabar menjemput orang yang mau pulang dengan getek rakitan tersebut. Editor : Safitri
#Jember #Wisata