Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tak Bisa Langsung Pulang

Safitri • Rabu, 26 Agustus 2020 - 20:02 WIB
LANGSUNG DIKARANTINA: PMI Jember menyemprotkan cairan disinfektan kepada anggota Yonif Raider 509/Kostrad, kemarin (25/8). Ratusan anggota TNI ini akan diisolasi usai bertugas dari Pamtas RI-PNG.
LANGSUNG DIKARANTINA: PMI Jember menyemprotkan cairan disinfektan kepada anggota Yonif Raider 509/Kostrad, kemarin (25/8). Ratusan anggota TNI ini akan diisolasi usai bertugas dari Pamtas RI-PNG.
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhirnya... Sampai juga di Jember. Beginilah kelegaan anggota Yonif Raider 509/Kostrad saat tiba di Jember. Sayangnya, kelegaan itu belum sempurna. Tak bisa langsung bertemu keluarga di rumah. Lantaran mereka harus diisolasi terlebih dahulu di Jember Sport Garden (JSG).

Ya, mereka harus menjalani masa karantina seusai bertugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia dengan Papua Nugini. Pasukan dari Yonif 509 Raider 509/Kostrad yang pulang dari perbatasan RI-Papua Nugini tersebut bertugas di 16 titik atau pos. Terdiri atas delapan pos udara dan delapan pos darat.

Kedatangan anggota TNI di JSG, kemarin (25/8), tidak memunculkan lagi drama pertemuan istri dan anaknya. Mereka langsung disambut hujan cairan disinfektan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Jember. Mereka langsung dicek suhu tubuhnya. Ada juga yang datang dengan cairan infus yang masih menempel di tangan. Bahkan ada juga yang sampai pingsan.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pintu gerbang JSG sudah dijaga oleh kepolisian dan TNI sejak sebelum kedatangan para tentara. Sebelum kedatangan mereka, BPBD, PMI, dan TNI juga hilir mudik menyiapkan segala persiapan. Termasuk skema sterilisasi dengan disinfektan dan cek suhu tubuh. Mendekati Magrib, anggota Yonif Raider 509/Kostrad mulai datang.

Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin mengatakan, terdapat 381 pasukan dari Yonif Raider 509/Kostrad yang baru datang dari penugasan di Papua. Mereka masuk Jember juga sesuai dengan protokol kesehatan, dengan melakukan isolasi selama 14 hari di JSG. “Setelah melakukan isolasi, prajurit bisa kembali bergabung dengan keluarganya,” jelasnya.

Isolasi di JSG juga berjalan ketat, sesuai standar Gugus Tugas Covid-19 Jember. Tidak boleh ada anggota keluarga masuk untuk menengok. Dia mengaku, memang ada anggota yang baru tiba dengan infus. Tapi kondisinya normal, suhunya juga normal.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH juga tampak ikut menyambut para pasukan abdi negara yang baru saja pulang bertugas itu. “Kami dari PMI Kabupaten Jember menyiapkan sambutan pasukan Yonif 509 Raider yang baru pulang dari menjaga perbatasan RI di Papua. Mereka kami semprot dengan disinfektan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, di tengah pandemi Covid-19, pasukan Yonif 509 terpaksa tak dapat langsung kembali ke Markas 509 di Sukorejo, Kelurahan Karangrejo. Mereka tetap harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Apalagi, Papua termasuk zona merah Covid-19 yang masih diwaspadai.

Sepengetahuan Zaenal, isolasi di JSG tersebut akan dibagi menjadi dua ruangan. Yaitu untuk yang nonreaktif dan reaktif. Dia mengaku, memang ada satu anggota yang pingsan saat baru datang ke JSG. Tapi sudah diatasi oleh tim medis bersama ambulans.

Sebelumnya, PMI Kabupaten Jember membantu obat-obatan kepada pasukan Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 515 Kostrad yang bertugas di wilayah Papua. Pemberian bantuan obat-obatan itu dilakukan untuk memperkuat kerja sama atau sinergisitas PMI Kabupaten Jember dengan Yonif Raider 515 Kostrad yang bermarkas di Kecamatan Tanggul. Bahkan, dukungan itu sebagai penyiapan obat-obatan Satuan Tugas Yonif Raider 515 yang akan menggantikan 450 pasukan Yonif Para Raider 305 Kostrad. Editor : Safitri
#Covid-19 #Jember #Headline #TNI