Hanya saja, pada H-2 Lebaran ini harga daging kambing di pasar tradisional melampaui harga daging sapi. Ini berbeda dengan hari-hari biasanya. Temuan tersebut disampaikan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember saat melakukan sidak di Pasar Tanggul. Kondisi di pasar kecamatan pinggiran ini tidak berbeda dengan kecamatan kota. Ini terjadi karena para ibu-ibu lebih memilih daging kambing daripada daging sapi.
"Jangan heran bila harga daging kambing bisa melampaui daging sapi. Untuk kualitas super daging sapi per Kg Rp 120 ribu dan daging kambing tembus Rp 140 ribu per Kg," ungkap Hanifa, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember.
Menurut dia, harga daging kambing melonjak bukan kali ini saja, namun dipastikan hal tersebut terjadi setiap tahun menjelang Idul Fitri. Karena, kata dia, daging itu lebih disukai.
Dari catatan dinas tersebut, khusus untuk kebutuhan daging sapi di Kabupaten Jember pada Maret 2020 lalu sebesar 146,8 ton, tapi karena dunia tengah dilanda korona, bulan berikutnya terjadi penurunan. Pada April konsumsinya turun menjadi 118 ton.
"Penurunan itu seiring dampak dari wabah. Karena biasanya salah satu konsumen daging sapi adalah hotel dan restauran. Tapi karena saat ini sepi pengunjung, maka praktis mengurangi pembelian daging," terang Hanifa. (*) Editor : Radar Digital