Ketua panitia acara, Panakajaya Hidayatullah menjelaskan, agenda tersebut menjadi wadah kehidupan budaya di lingkungan perguruan tinggi dan sebagai bentuk berkumpulnya para pemerhati sastra.
Acara yang dibuka dengan seminar nasional sekaligus menyambut purna tugas 65 tahun Sri Mariati, dosen sastra FIB Unej itu, juga ditandai peluncuran buku berjudul Teori Kritis dan Metodologi: Dinamika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Buku itu sebagai persembahan kepada Sri Mariati.
"Kesempurnaan akan tercapai dengan berguru kepada guru sejati. Sosok guru sejati tersebut kiranya telah ditampakkan oleh Ibunda Dra Sri Mariati," ucapnya, dalam pembukaan acara.
Seperti halnya sosok Chairil Anwar yang menjadi guru nasional yang tetap dikenang hingga akhir zaman, status sebagai guru pendidik, ilmuwan dan peneliti, juga tidak ada purnanya. Hanya pengajar saja yang pensiun.
Pagelaran seni yang menjadi acara puncak Pekan Chairil Anwar berlangsung meriah. Ratusan penonton memadati lokasi acara. Pagelaran seni tersebut dimeriahkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan beberapa komunitas dan pegiat sastra. (*) Editor : Radar Digital