Radar Jember - Federasi Sepak Bola Thailand (FA Thailand) tengah berada di bawah sorotan setelah secara mengejutkan memecat pelatih Masatada Ishii. Keputusan tersebut memunculkan spekulasi besar soal siapa sosok yang akan menakhodai “Gajah Perang” selanjutnya.
Yang menarik, dua nama pelatih asal Korea Selatan, STY dan Park Hang-seo tiba-tiba menjadi topik hangat di kalangan publik dan media Thailand.
Keduanya disebut masuk daftar kandidat pelatih baru yang dibocorkan oleh Wakil Presiden FA Thailand, Dr. Chanwit Pholchiwin, kepada Daily News Thailand.
Menurut Chanwit, FA Thailand kini tidak hanya menilai calon dari pelatih lokal, tetapi juga mempertimbangkan nama-nama dari luar negeri, termasuk dua pelatih tersebut.
“Bahkan rekomendasi dari netizen di media sosial seperti Park Hang-seo, mantan pelatih Vietnam, dan STY, yang baru saja dilepas dari tim nasional Indonesia, akan dibahas,” ungkapnya.
Ia mengakui bahwa ini akan sulit, meskipun STY tahu sedikit tentang sepak bola Thailand. Namun performanya dalam menukangi skuad Garuda dianggap layak dipertimbangkan.
Baca Juga: Batal ke Miami, Laga Barcelona vs Villarreal Jadi Simbol Kegagalan Diplomasi Sepak Bola Spanyol
Sebelum kabar Thailand mencuat, STY sempat santer dikaitkan dengan kembali melatih Timnas Indonesia, tak lama setelah Patrick Kluivert diberhentikan dari jabatannya.
Isu tersebut memicu gelombang dukungan besar dari suporter Garuda yang masih berharap pelatih asal Korea Selatan itu kembali memimpin skuad Merah Putih.
Selama lima tahun melatih Indonesia (2020–2025), STY dikenal sebagai sosok yang membangkitkan mental dan kualitas permainan tim. Ia membawa Garuda menembus final Piala AFF, tampil di Piala Asia 2023, dan bersinar di berbagai ajang kelompok umur.
Setelah kontraknya tak diperpanjang oleh PSSI, STY sempat menukangi Ulsan HD di Korea Selatan, namun masa baktinya singkat. Kini, statusnya sebagai pelatih bebas membuat FA Thailand dengan mudah meliriknya sebagai kandidat potensial.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari STY, namun rumor STY menuju Thailand membuat publik sepak bola ASEAN berdebar. Bagi fans Indonesia, kemungkinan akan terasa pahit, apalagi STY sempat menyebut masih memiliki ikatan emosional dengan pemain dan suporter Garuda.
Namun jika STY benar menukangi Thailand, duel Indonesia vs Thailand yang akan datang akan berubah menjadi pertarungan sarat emosi, bukan sekadar rivalitas regional biasa.
Penulis: Muh Slamet Hariyadi
Editor : Nur Hariri