Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Inilah Fakta Unik tentang Paus Leo XIV, Pemimpin Baru Umat Katolik Dunia yang Pernah Blusukan ke Papua

Imron Hidayatullahh • Sabtu, 10 Mei 2025 | 07:30 WIB
Paus Leo XIV alias Robert Francis Prevost. (Instagram @reuters)
Paus Leo XIV alias Robert Francis Prevost. (Instagram @reuters)

Radar Jember - Ketika asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina, Vatikan, Kamis (8/5/2025), dunia telah menyaksikan sejarah baru.

Kardinal Robert Francis Prevost telah terpilih sebagai pemimpin baru umat Katolik dunia.

Menggantikan Paus Fransiskus yang telah wafat pada April 2025 lalu.

Siapa sangka, terpilihnya Prevost juga menyimpan beberapa fakta unik, sebagai berikut.

 Baca Juga: Siapakah Paus Leo XIV, Pemimpin Baru Umat Katolik Dunia?

  1. Paus Asal Amerika Pertama

Bernama asli Robert Francis Prevost, Paus Leo XIV lahir di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, dari pasangan imigran Louis Marius Prevost (berkebangsaan Prancis-Italia) dan Mildred Martinez (berkebangsaan Spanyol). Terpilihnya Prevost menjadi tonggak baru dalam sejarah Gereja Katolik, sebab dia menjadi orang Amerika pertama yang menjadi paus.

 

  1. Paus dari Ordo Augustinian Pertama

Ia belajar pertama kali di Seminari Menengah Para Imam Augustinian (Minor Seminary of the Augustinian Fathers). Dia adalah anggota Ordo Santo Agustinus (OSA), menjadikan Paus Leo XIV menjadi paus pertama dari ordo tersebut.

 

  1. Punya Kewarganegaraan Ganda

Meski lahir di Chicago, US, Robert Francis Prevost lebih banyak menjalani misinya sebagai imam dan uskup di wilayah miskin Peru. Hal inilah yang membuatnya memiliki dua kewarganegaraan: Amerika Serikat dan Peru.

 Baca Juga: Habemus Papam, Paus Baru telah Terpilih pada Hari Kedua Konklaf di Vatikan

  1. Memilih Nama Leo, Penghormatan terhadap Pejuang Sosial

Prevost memilih nama “Leo” merujuk pada Paus Leo XIII yang dikenal concern pada hak-hak buruh dan keadilan sosial. Ini mungkin tak lepas dari pengalaman Prevost yang lama tinggal bersama komunitas miskin di wilayah Chiclayo, Peru.

 

  1. Terpilih melalui Konklaf yang Singkat

Konklaf yang dimulai sejak Rabu (7/5) dan berakhir pada Kamis (8/5) berlangsung dalam empat putaran, hingga terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost sebagai paus baru. Ini termasuk yang tercepat dalam sejarah konklaf.

 Baca Juga: Asap Hitam Lagi: Hari Kedua Konklaf, Belum Ada Paus Baru Terpilih

  1. Pernah Berkunjung ke Papua

Pada 2003, Paus Leo XIV pernah blusukan ke tanah Papua, tepatnya di Sorong, saat menjabat sebagai Prior Jendral Ordo Santo Agustinus (OSA) sedunia.

Kunjungannya itu guna merayakan 50 tahun Ordo Agustinus berkarya di Papua.

 

 Baca Juga: Pemilihan Paus Baru : 16 Kardinal Kandidat, Termasuk dari Asia 

 

 

 

 

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Robert Francis Prevost #Konklaf 2025 #papua #Vatican #katolik #Paus Leo XIII