radarjember.id-Tupperware sempat menjadi perlengkapan dapur yang terkenal, kini harus mengalami kebangkrutan setelah berdiri hampir 80 tahun.
Kini perusahaan sedang mempersiapkan pengajuan pailit secepatnya walaupun rencana ini masih belum final dan bisa saja berubah.
Tepat setahun yang lalu, perusahaan sudah memperingatkan bahwa mereka mungkin akan bangkrut, kecuali jika Tupperware berhasil mendapatkan pendanaan baru dengan cepat.
Tupperware juga sudah berusaha untuk menargetkan penjualan ke pelanggan yang lebih muda agar tetap bisa bertahan.
Baca Juga: Warga NU Nderek Kiai Pilih Khofifah-Emil di Pilgub Jatim
“Kami berencana untuk terus melayani para pelanggan kami yang berharga dengan produk-produk berkualitas tinggi yang mereka sukai dan percayai selama proses ini,” tutur Presiden dan CEO Tupperware Brands Corporation, Laurie Ann Goldman.
jatuh lebih dari 50% di minggu ini setelah ada laporan bahwa mereka berencana untuk mengajukan kebangkrutan. Tupperware pun telah berjuang selama bertahun-tahun demi membendung penurunan penjualan produknya.
Baca Juga: Ivar Jenner Punya Darah Belanda Jember, Benarkah? Ini Pendapat Dosen Sejarah di Jember
“Hasilnya, setelah menjajaki opsi strategis dan memutuskan bahwa penutupan perusahaan adalah jalan terbaik,” pungkasnya. (dea/bud)
Editor : Adeapryanis