Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Perundingan Tingkat Tinggi dengan Korea Utara Terbuka dengan Jepang

Safitri • Selasa, 30 Mei 2023 | 22:50 WIB
Ilustrasi - Parade militer Tentara Rakyat Korea di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, pada 15 April 2017 antara lain mempertontonkan peluru kendali.
Ilustrasi - Parade militer Tentara Rakyat Korea di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, pada 15 April 2017 antara lain mempertontonkan peluru kendali.
Seoul, RADARJEMBER.ID - Jika Jepang menunjukkan perubahan sikap terkait beberapa isu seperti penculikan warga Jepang oleh Korut, wakil menteri luar negeri Korea Utara mengatakan Pyongyang bersedia menggelar perundingan tingkat tinggi dengan Tokyo, menurut laporan media resmi Korut.

BACA JUGA : Ditinggal Pengajian, Rumah Warga Paseban Jember Ludes Terbakar

Menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Senin (29/5), pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Korut Pak Sang Gil muncul setelah Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida baru-baru ini menyatakan keinginan memulai perundingan tingkat tinggi dengan Pyongyang guna mengatur pertemuan dengan Pemimpin Kim Jong Un.

Menurut KCNA, Pak mengatakan "tidak ada alasan bagi DPRK dan Jepang untuk tidak bertemu" jika Tokyo tidak "terbelenggu oleh masa lalu dan mencari jalan keluar untuk memperbaiki hubungan."

DPRK adalah singkatan dari Republik Demokratik Rakyat Korea, nama resmi Korut.

Wakil menteri luar negeri itu mencatat bahwa Jepang "menuntut penyelesaian atas masalah penculikan," yang dia klaim "telah diselesaikan."

Pak berpendapat Kishida telah secara konsisten menyampaikan keinginan untuk melakukan pertemuan "tanpa prasyarat" setelah dia menjabat, tetapi menambahkan, "kami tidak tahu apa yang sebenarnya dia inginkan dari itu."
Dia menambahkan bahwa Jepang harus menunjukkan kesediaannya untuk menyelesaikan sejumlah isu melalui aksi nyata daripada kata-kata belaka.

Menyusul laporan KCNA, Kishida menegaskan kembali kesediaannya untuk terlibat dalam perundingan dengan Korut, mengatakan dirinya sendiri mencoba menangani isu penculikan dengan tekad untuk menghadapinya secara langsung dan membuat kemajuan spesifik.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno belum berkomentar dalam sebuah jumpa pers, karena khawatir dapat memengaruhi perundingan di masa depan. (*)

Foto : Xinhua/Cheng Dayu

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#penculikan