Gwen Stefani membuat pernyataan kontroversial dan dikecam. “Saya Orang Jepang,” kata Gwen Stefani dalam sebuah wawancara dengan Allure mengenai merek kecantikannya GXVE seperti dilansir dari e-online, Kamis (12/1).
BACA JUGA : Gunung Semeru Sering Keluarkan Lava Pijar
Gwen baru saja merefleksikan peluncuran lini kecantikan pertamanya. Tema parfum ia luncurkan adalah wewangian Harajuku Lovers, yang terinspirasi oleh budaya Harajuku Jepang. Saat mendiskusikan koleksi tersebut, Gwen terinspirasi budaya Jepang.
Dia juga mengklaim bahwa dirinya orang Jepang, padahal kenyataannya, ia memiliki darah keturunan ayah Italia-Amerika dan ibu Irlandia-Amerika. Tak heran, seketika pengakuan Gwen itu cukup menghebohkan bahwa dia orang Jepang.
“Itu adalah pengaruh Jepang pada saya dan itu adalah budaya sangat kaya dengan tradisi, namun sangat futuristik dan itu sangat menarik bagi saya,” kata Gwen. Ia mengaku ayahnya sering bepergian ke Jepang.
Ketika dia akhirnya mengunjungi Harajuku sendiri, Gwen berbagi bahwa dia memiliki semacam pencerahan. “Saya berkata, ‘Ya Tuhan, saya orang Jepang dan saya tidak mengetahuinya.” ucap Gwen.
“Jika orang akan mengkritik saya karena menjadi penggemar sesuatu yang indah dan membagikannya, maka saya pikir itu tidak benar,” lanjut Gwen. “Saya pikir itu adalah masa kreativitas sangat indah. “tegas perempuan tersebut.
Gwen kini berusia 53 tahun itu melanjutkan tidak masalah jika seseorang terinspirasi oleh budaya negara lain. Menurut artikel tersebut, Gwen tidak berhenti di situ, dan malah menyebut dirinya sebagai orang Jepang dua kali selama percakapan.
Editor :Winardyasto HariKirono
Foto:Today
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri