Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jembatan Berusia 150 Tahun Ambruk, 120 Orang Tewas di India

Safitri • Senin, 31 Oktober 2022 | 22:36 WIB
Proses pencarian korban di sungai setelah jembatan ambruk. Jembatan itu dibangun di era kolonial dan sudah berusia sekitar 150 tahun.  
Proses pencarian korban di sungai setelah jembatan ambruk. Jembatan itu dibangun di era kolonial dan sudah berusia sekitar 150 tahun.  
INDIA, RADARJEMBER.ID - Jembatan era kolonial berusia 150 tahun di India ambruk. Insiden itu menyebabkan sedikitnya 120 orang tewas akibat jatuh ke sungai. Saat kejadian, pihak berwenang mengatakan hampir 500 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, sedang merayakan festival keagamaan di area jembatan gantung berlokasi di Morbi di India barat.

BACA JUGA : Mengenal Pengertian, Manfaat, Fitur dan Cara Kerja Aplikasi Sales

Kejadian pada Minggu (30/10) berawal karena kabel yang menopang jembatan putus. Hal ini menyebabkan struktur jembatan reyot dan membuat orang melompat ke dalam air sementara yang lain berpegangan erat pada rangka jembatan. “Kami telah menemukan 120 jenazah,” Kepala polisi di Morbi, P Dekavadiya, mengatakan kepada AFP melalui telepon.

Dia mengatakan lebih dari 130 orang telah diselamatkan. Jembatan di atas sungai Machchhu sekitar 200 km sebelah barat kota utama Gujarat, Ahmedabad, baru dibuka kembali beberapa hari sebelumnya setelah berbulan-bulan diperbaiki. Laporan berita menunjukkan video korban mencoba berenang ke tempat  aman dalam kegelapan.

“Orang-orang berjatuhan setelah jembatan runtuh. Orang-orang berbondong-bondong ke jembatan untuk ritual dan festival Diwali. Banyak anak-anak dan perempuan menjadi korban,” kata seorang saksi. Jembatan gantung itu memiliki panjang 233m dan lebar 1,5m, diresmikan pada 1880 oleh otoritas kolonial Inggris dan dibuat dari bahan buatan Inggris.

Jembatan itu dibuka kembali setelah tujuh bulan perbaikan meski tidak memiliki sertifikat keselamatan. Pihak berwenang dengan cepat meluncurkan operasi penyelamatan setelah insiden ambruk dengan perahu dan penyelam dikerahkan untuk mencari orang hilang hingga larut malam.

Puluhan tentara dari Angkatan Darat dan Angkatan Laut India juga dipanggil untuk operasi penyelamatan. Pihak berwenang berencana untuk menghentikan pasokan air ke sungai dari bendungan terdekat dan menggunakan pompa untuk mengeringkan sungai guna mempercepat operasi pencarian korban.(*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Sam Pathanky/AFP

Sumber Berita:jawapos.com

 

  Editor : Safitri
#Jembatan #india