Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

HOT NEWS! Museum Louvre Prancis kehilangan beberapa hartanya di Siang Bolong, Apa Saja Sih Perhiasan Yang Dicuri?

Redaksi Radar Jember • Selasa, 21 Oktober 2025 | 23:17 WIB
Museum Louvre Prancis kehilangan beberapa hartanya di Siang Bolong, Apa Saja Sih Perhiasan Yang Dicuri?
Museum Louvre Prancis kehilangan beberapa hartanya di Siang Bolong, Apa Saja Sih Perhiasan Yang Dicuri?

RADAR JEMBER - Kasus pencurian besar mengguncang dunia seni dan budaya. Museum Louvre di Paris, salah satu museum paling terkenal di dunia, dilaporkan kehilangan sejumlah perhiasan bersejarah dalam insiden pencurian yang terjadi pada Minggu pagi (19/10/2025) waktu setempat.

Pencurian ini terjadi pada Galeri Apollo, salah satu galeri yang dimiliki museum Louvre. Terdapat empat pelaku yang pencuri, dan diketahui bahwa salah satu dari mereka menyamar sebagai pekerja konstruksi untuk melakukan pencurian.

Pencuri menggunakan manlift atau mesin pengangkat untuk dapat mencapai jendela sisi samping Galeri Apollo. Dengan ini mereka berhasil masuk dan melakukan penculikkan. 

Tak hanya itu, salah satu dari mereka juga diketahui mengancam penjaga museum dengan mesin gerindra. Mesin gerindra tersebut juga menjadi alat utama untuk membongkar kotak-kotak perhiasan yang dipajang di Galeri Apollo.

Pencurian Perhiasan tersebut sukses dilakukan dengan hanya durasi waktu 4 menit saja, membuat warga kagum dengan kecepatan pencurian dan juga kecewa atas lemahnya penjagaan Museum Louvre.

Dalam pencurian ini, dapat diketahui bahwa para pencuri mengambil perhiasan-perhiasan berharga dari segi harga dan juga sejarah dibaliknya. Perhiasan-perhiasan yang diculik adalah:

  1. Bros Relikui Permaisuri Eugénie. Bros relikui bertahtakan berlian, dirancang untuk menyimpan relik suci pengingat iman Katolik sang permaisuri.
  2. Satu set perhiasan permata saphire; Mahkota, Kalung, dan anting. Rangkaian safir dan berlian yang pernah dikenakan oleh Ratu Hortense, istri Louis Bonaparte, dan Ratu Marie-Amélie, istri Louis-Philippe I.
  3. Napoleon wedding set, satu set perhiasan batu zamrud yang diberikan oleh raja Napoleon kepada istrinya Marie Louse sebagai hadiah pernikahan. menampilkan kalung yang terdiri dari 32 zamrud dan 1.138 berlian yang disusun dalam bentuk belah ketupat dan mutiara yang rumit dengan anting-anting yang serasi.
  4. Mahkota mutiara dan berlian kekaisaran Permaisuri Eugénie. mahkota spektakuler ini berisi 212 mutiara, 1.998 berlian potongan cemerlang, dan 992 berlian potongan mawar.
  5. Bros Pita berlian Permaisuri Eu Pita berkilauan ini terbuat dari 2.438 berlian. Desain rumbainya memadukan benang sutra dengan permata khas kemewahan Kekaisaran Kedua.
  6. Mahkota Permaisuri Eugénie yang menampilkan lebih dari 1.300 berlian dan elang emas berhias dengan zamrud besar.

Namun, setelah berhasil mencuri perhiasan yang dituliskan diatas. Pada saat para pencuri kabur, mereka tidak sengaja menjatuhkan Perhiasan Mahkota ratu Jennie dan merusak perhiasan tersebut.

Para polisi dan detektif berasumsi bahwa pencurian ini Adalah pencurian yang terencana. Ketua penyeledikan mengatakan bahwa ia memiliki 2 asumsi.

“bisa saja pencurian ini direncanakan atas suruhan seorang kolektor, yang mana ada kesempatan perhiasan ini akan ditemukan dengan kondisi utuh.  Tapi bisa juga perhiasan ini dicuri yang hanya tertarik dengan nilai ekonomi” 

Para pihak Museum Louvre sangat berharap bahwa pencurian benar dilakukan oleh seorang kolektor perhiasan. Dikarenakan, Pihak Museum ingin perhiasan-perhiasan tersebut Kembali dengan kondisi yang baik. Dan tidak mengurangi nilai Sejarah dibaliknya.

Apabila pencurian dilakukan hanya semata-mata karena uang, perhiasan-perhiasan tersebut akan dirontokkan dan dipisahkan satu satu untuk dijual oleh pelaku. Dan hal tersebut dapat menghilangkan cerita yang berharga dari perhiasan tersebut. 

Tidak hanya pihak Museum yang berharap agar permasalahan ini cepat selesai dan perhiasan-perhiasan kembali. Namun, para warga Prancis, pecinta seni dan Sejarah juga sangat amat menunggu terkuaknya kasus pencurian Museum Louvre.

Penulis: Yasmin Alia Zuhriasa Magang

Editor : M. Ainul Budi
#eugenie bouchard #Napoleon #museum louvre #mahkota #mutiara #bros