Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Mobile Legends dan Naruto Bersatu: Antusiasme Berujung Kekecewaan 'Rumah Gadang' Sasuke?

M. Ainul Budi • Senin, 14 April 2025 | 16:38 WIB
Photo
Photo

radar jember - Kolaborasi antara game mobile populer Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan anime ikonis Naruto telah menjadi kenyataan, memicu gelombang antusiasme di kalangan pemain MLBB dan penggemar Naruto di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Pengumuman kemitraan ini disambut dengan harapan tinggi, menjanjikan hadirnya skin-skin eksklusif yang terinspirasi dari karakter-karakter ninja kesayangan.

Para pemain sangat menantikan untuk melihat bagaimana Moonton, pengembang MLBB, akan menerjemahkan esensi Naruto ke dalam Land of Dawn.

Kolaborasi ini menghadirkan lima skin premium yang didedikasikan untuk karakter-karakter kunci dari serial Naruto Shippuden.

Naruto Uzumaki hadir dalam game sebagai skin untuk hero Lukas, membawa serta jurus ikoniknya seperti Rasengan dan transformasi Kyuubi. Rival abadinya, Sasuke Uchiha, mendapatkan skin untuk hero Suyou, dengan kemampuan khas Sharingan, Chidori, dan tentu saja, Susanoo.

Sakura Haruno, anggota tim 7 lainnya, hadir sebagai skin untuk hero Kalea, dengan fokus pada kemampuan penyembuhan dan kekuatan fisiknya.

Guru tim 7, Kakashi Hatake, mengambil alih hero Hayabusa, dengan kemampuan ninja dan Sharingan yang khas.

Terakhir, Gaara dari Sunagakure hadir sebagai skin gratis untuk hero Vale, dengan kemampuan mengendalikan pasirnya.

Antusiasme awal para pemain, terutama mereka yang tumbuh besar dengan serial Naruto, sangatlah tinggi, tercermin dari berbagai postingan dan diskusi di media sosial serta forum-forum game.

Sorotan Kolaborasi MLBB x Naruto
Periode acara kolaborasi Mobile Legends x Naruto dibagi menjadi beberapa fase yang berbeda, dimulai dengan perilisan fase pertama pada 2 Mei 2025.

Skin-skin premium yang paling dinantikan akan dirilis dalam dua gelombang terpisah: fase pertama berlangsung dari tanggal 2 hingga 13 Mei, diikuti oleh fase kedua dari tanggal 23 hingga 27 Mei.

Sementara itu, acara utama kolaborasi ini akan berlangsung lebih lama, yaitu dari tanggal 2 hingga 15 Juni 2025.

Selain skin-skin eksklusif yang menjadi daya tarik utama, kolaborasi ini juga menghadirkan berbagai konten menarik lainnya.

Pemain dapat menikmati mode permainan baru yang disebut Specialized Ninja Training, yang menawarkan pengalaman bermain yang unik dan berbeda.

Kabar gembira juga datang bagi para pemain yang tidak ingin mengeluarkan uang, karena skin Gaara untuk hero Vale dapat diperoleh secara gratis dengan menyelesaikan misi-misi tertentu dalam game.

Untuk menambah nuansa Naruto dalam setiap pertandingan, kolaborasi ini juga menyertakan efek recall, efek eliminasi, kill notification, dan emote bertema Naruto yang ikonik.

Bahkan, peta pertempuran di Mobile Legends pun akan diubah tampilannya dengan estetika Konoha, desa kelahiran Naruto, memberikan pengalaman bermain yang lebih mendalam bagi para penggemar.

Pemain dapat memperoleh skin-skin Naruto ini melalui sistem draw khusus yang menggunakan diamond, mata uang virtual dalam game, atau item khusus seperti Coins of Flame dan Vouchers of Flame yang hanya tersedia selama periode kolaborasi.

Moonton juga menyediakan diskon khusus untuk draw pertama setiap hari dan untuk draw 10 kali pertama, sehingga pemain memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan skin impian mereka dengan biaya yang lebih terjangkau.

Moonton tampaknya berusaha untuk membuat kolaborasi ini menarik bagi berbagai jenis pemain, baik mereka yang bersedia mengeluarkan uang untuk mendapatkan skin eksklusif maupun mereka yang lebih memilih untuk bermain secara gratis atau dengan pengeluaran minimal.

Adanya skin gratis (Gaara), diskon draw yang signifikan, dan berbagai hadiah dari misi dalam game menunjukkan bahwa Moonton ingin pemain dari semua tingkatan pengeluaran dapat merasakan dan menikmati konten kolaborasi yang sangat dinanti-nantikan ini.

Pengumuman kolaborasi ini segera disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi di berbagai platform media sosial dan komunitas game online.

Banyak pemain yang telah memiliki hero-hero yang mendapatkan skin Naruto menyatakan kegembiraan mereka dan tidak sabar untuk segera mengoleksi skin-skin tersebut.

Harapan para pemain terhadap kualitas dan tingkat akurasi skin dengan karakter aslinya juga sangat tinggi.

Kolaborasi dengan franchise populer dan dicintai seperti Naruto dapat menjadi daya tarik utama untuk secara signifikan meningkatkan engagement pemain yang sudah ada dan bahkan menarik kembali pemain lama yang mungkin sempat meninggalkan game.

Nostalgia dan kecintaan yang mendalam terhadap serial Naruto menjadi motivasi yang sangat kuat bagi para pemain untuk berpartisipasi aktif dalam acara kolaborasi ini, baik dengan bermain, menyelesaikan misi, maupun melakukan draw untuk mendapatkan skin-skin eksklusif.

Gelombang Kekecewaan Terhadap Susanoo Sasuke

Meskipun antusiasme awal terhadap kolaborasi Mobile Legends x Naruto sangat tinggi, gelombang kekecewaan mulai muncul di kalangan sebagian pemain setelah Moonton merilis preview skill dan animasi untuk skin Sasuke Uchiha (hero Suyou).

Kekecewaan ini terutama terfokus pada tampilan Susanoo, salah satu jurus andalan Sasuke yang sangat ikonik dalam serial Naruto.

Keluhan utama dari para pemain terkait dengan ukuran Susanoo dalam game yang dianggap terlalu kecil dan bahkan disebut "goofy looking" atau terlihat konyol. Banyak pemain yang merasa bahwa skala Susanoo dalam game tidak sebanding dengan representasinya yang megah dan menakutkan dalam anime dan manga.

Selain itu, sebagian pemain juga merasa bahwa desain Susanoo dalam game tidak sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi mereka berdasarkan representasi karakter tersebut di anime dan manga. Mereka berpendapat bahwa detail dan proporsi Susanoo dalam game kurang akurat dan tidak mampu menangkap esensi dari entitas chakra raksasa tersebut.

Animasi dan efek skill Susanoo dalam game juga menjadi sorotan dan menuai kritik dari beberapa pemain yang merasa kurang "wah" atau tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan.

Beberapa pemain merasa bahwa efek visual yang ditampilkan tidak cukup memukau atau tidak secara akurat merepresentasikan kekuatan dan kedahsyatan Susanoo seperti yang digambarkan dalam serial Naruto.

Ketidakpuasan juga muncul terkait dengan fakta bahwa Susanoo dalam game terlihat selalu memegang busur dan menggunakannya untuk menyerang dalam berbagai skill. Hal ini dianggap tidak sesuai dengan gaya bertarung Sasuke secara keseluruhan, yang lebih dikenal dengan penggunaan pedang dan berbagai jurus ninjutsu lainnya.

Terakhir, absennya skill ikonik Sasuke lainnya, seperti Chidori, dalam bentuk yang lebih representatif juga menjadi sumber keluhan bagi sebagian pemain yang merasa bahwa jurus khas tersebut kurang mendapatkan perhatian yang layak dalam implementasinya di game.

Ekspektasi para pemain terhadap skin kolaborasi, terutama dari franchise sepopuler Naruto, memang sangat tinggi dan umumnya berfokus pada tingkat akurasi visual serta representasi skill-skill ikonik dari karakter yang bersangkutan.

Penggemar Naruto memiliki gambaran yang sangat jelas tentang bagaimana seharusnya karakter dan jurus-jurus mereka terlihat, dan ketidaksesuaian dengan ekspektasi yang telah terbentuk ini dapat menyebabkan kekecewaan yang signifikan di kalangan komunitas pemain.

Perbandingan dengan skin kolaborasi lain yang pernah hadir di Mobile Legends, seperti kolaborasi dengan Jujutsu Kaisen, juga menjadi tolok ukur bagi para pemain dalam menilai kualitas skin Naruto.

Jika skin-skin dari kolaborasi sebelumnya dianggap memiliki kualitas tinggi dan akurat dalam merepresentasikan karakter aslinya, maka para pemain akan mengharapkan standar yang sama atau bahkan lebih tinggi untuk kolaborasi dengan franchise sebesar Naruto ini.

Beberapa pemain merasa bahwa Susanoo yang ditampilkan dalam game Mobile Legends lebih menyerupai bentuk kerangka awal, namun dengan proporsi yang kurang tepat dan detail yang kurang memuaskan jika dibandingkan dengan penggambaran di anime dan manga.

Perbedaan interpretasi desain antara tim pengembang game dan ekspektasi para penggemar anime dan manga dapat menjadi sumber utama kekecewaan dalam kasus ini.

Moonton mungkin memiliki alasan tersendiri dalam memilih desain Susanoo tertentu untuk diimplementasikan dalam game, seperti batasan teknis yang ada pada platform mobile atau pertimbangan terkait gameplay dan keseimbangan hero Suyou.

Namun, alasan-alasan ini tidak selalu sejalan dengan apa yang diharapkan dan diinginkan oleh para penggemar setia Naruto.

Susanoo Sasuke: Lebih Mirip Rumah Gadang daripada Entitas Chakra?


Salah satu fenomena menarik yang muncul di tengah gelombang kekecewaan terhadap tampilan Susanoo Sasuke adalah perbandingan visual yang dibuat oleh para pemain Indonesia dengan rumah gadang, rumah tradisional suku Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat.

Keluhan mengenai kemiripan Susanoo Sasuke dengan rumah gadang ini mulai ramai di berbagai platform media sosial, terutama di Facebook, di mana banyak pemain yang melihat adanya kemiripan yang mencolok pada bentuk atap Susanoo yang melengkung dan bertingkat dengan atap khas rumah gadang.

Perbandingan ini dengan cepat menjadi viral dan menjadi topik perbincangan hangat di kalangan pemain Mobile Legends di Indonesia, menunjukkan adanya persepsi visual yang kuat di antara komunitas pemain lokal.

Perbandingan yang dibuat dengan elemen budaya lokal seperti rumah gadang menunjukkan bahwa desain Susanoo Sasuke mungkin memiliki ciri visual yang tidak disengaja namun sangat signifikan bagi para pemain di Indonesia.

Bentuk atap rumah gadang yang sangat unik dan mudah dikenali oleh masyarakat Indonesia menjadikannya sebagai referensi visual yang kuat ketika mereka melihat bentuk serupa pada desain Susanoo dalam game.

Kemiripan ini, meskipun mungkin tidak disengaja, telah memicu diskusi dan bahkan meme di kalangan pemain, menyoroti bagaimana interpretasi visual dapat sangat dipengaruhi oleh latar belakang budaya dan pengalaman visual seseorang.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi atau tanggapan dari pihak Moonton terkait dengan isu kekecewaan pemain terhadap desain Susanoo Sasuke dalam kolaborasi Mobile Legends x Naruto.

Dengan adanya tanggapan resmi, Moonton dapat memberikan klarifikasi mengenai alasan di balik desain Susanoo yang ada, menyampaikan rencana mereka (jika ada) untuk mengatasi keluhan pemain, atau sekadar menunjukkan bahwa mereka mendengarkan dan menghargai umpan balik dari komunitas.

Editor : M. Ainul Budi
#sasuke #mobile legends #naruto #rumah gadang