Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Psikolog Soroti Video Arra, Sebut Ada Indikasi Eksploitasi Anak

Radar Digital • Rabu, 26 Maret 2025 | 00:40 WIB
Photo
Photo

radar jember - Video Arra, bocah yang dikenal karena ucapannya yang blak-blakan, kembali menjadi sorotan. Kali ini, seorang psikolog, Dr. Lita Gading, menanggapi salah satu video Arra yang dianggap kurang pantas.

Dalam video tersebut, Arra terlihat sedang mengoleskan pelembap wajah di dalam mobil. Tanpa disangka, ia mengeluarkan pernyataan yang menyinggung sebagian orang:

"Ara pakai pelembap, biar nggak hinyai (kucel) kayak teteh-teteh bubaran pabrik!"

Mendengar hal itu, sang ibu justru tertawa mendengar perkataan Arra. Hal ini pun menuai perhatian publik, termasuk Dr. Lita. Ia menilai bahwa ucapan seperti itu tidak wajar keluar dari anak seusia Arra dan seharusnya mendapat teguran dari orang tua, bukan justru didukung.

"Orang tuanya malah mendukung, malah ketawa, harusnya ya sebelum memposting harus memperhatikan dulu, ada gak bahasanya yang bikin resah gitu loh, ada gak bahasanya yang bikin Menyinggung perasaan orang dan sebagainya." ujar Dr. Lita dalam video tanggapannya.

Lebih jauh, Dr. Lita juga mengkritik orang tua Arra yang dianggap membiarkan anaknya diekspos demi popularitas di media sosial. Bahkan, ia memperingatkan bahwa jika eksploitasi ini terus berlanjut, ia akan melaporkan kasus ini ke pihak perlindungan anak.

"Harusnya orang tuanya yang ngontrol Jadi sekali lagi ya, kalau sampai nih orang tuanya seperti ini terus, saya akan laporkan ke perlindungan anak karena ini sudah merupakan sebuah eksploitasi anak yang tidak benar apalagi untuk konsumsi publik dan untuk meningkatkan engagementnya." tegasnya.

Warganet pun turut berkomentar, mengingatkan bahwa meskipun yang terkenal adalah Arra, tanggung jawab tetap ada pada orang tua. Anak kecil seperti Arra masih dalam tahap meniru ucapan dari lingkungan sekitarnya. Jika ia terus dibiarkan mengucapkan kata-kata yang kurang baik, dikhawatirkan hal itu akan menjadi kebiasaan.

Selain menegur orang tua Arra, Dr. Lita juga mengingatkan media dan podcaster untuk lebih selektif dalam menampilkan anak-anak di konten mereka.

"Podcast itu dibayar. Jangan sampai anda berdalih bahwa uang itu hanya untuk Arra. Tapi itu untuk kebutuhan anda sendiri. Paham? Sekali lagi ya, saya tidak mau ada lagi eksploitasi seperti ini. Untuk para TV dan semua para podcast, jangan mempublish anak-anak seperti ini. Ini bukan contoh yang baik. Oke? Walaupun anak ini tidak bisa menyaring mana yang benar dan mana yang salah, harusnya orang tua yang menyaring masalah ini." pungkasnya.

Editor : M. Ainul Budi
#dr lita #video arra